news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri Melempem di Bojonegoro, Alarm Bahaya Jelang Final Four Proliga 2026?.
Sumber :
  • instagram jpe volley

Megawati Hangestri Melempem di Bojonegoro, Alarm Bahaya Jelang Final Four Proliga 2026?

Meski masih bertengger di puncak klasemen dengan 21 poin, posisi Jakarta Pertamina Enduro belum sepenuhnya aman jika tren inkonsisten berlanjut. Megawati Hangestri
Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:53 WIB
Reporter:
Editor :

Ana Bjelica tampil tajam sebagai opposite dan kerap mencetak angka krusial. Bahkan servis ace miliknya di set keempat menjadi penutup laga. 

Secara keseluruhan, rasio keberhasilan spike Megawati turun drastis. Beberapa error justru memberi poin gratis bagi lawan.

Meski demikian, Pertamina Enduro sempat menunjukkan reaksi positif di set ketiga. Mereka bermain lebih lepas dan mampu memanfaatkan sedikit kelengahan lawan untuk menang 25-15. Harapan memaksakan rubber set sempat terbuka.

Namun pada set keempat, duel kembali berjalan ketat. Livin Mandiri menjaga konsentrasi dan unggul tipis 14-16 lewat kontribusi Yolla Yuliana dan kolega. Pertamina Enduro tak mampu mengejar dan akhirnya menyerah 20-25.

Wilma Salas menjadi top skor pertandingan dengan 22 poin, sementara Ana Bjelica menguntit dengan 21 poin. Megawati sendiri hanya mencetak lima angka—kontribusi yang sangat minim bagi pemain sekaliber dirinya.

Dampak ke Klasemen dan Perebutan Final Four

Kekalahan ini memang belum menggusur Pertamina Enduro dari puncak klasemen sementara dengan 21 poin. Namun jarak dengan para pesaing semakin menipis. 

Dalam situasi kompetisi yang ketat, satu hasil negatif bisa mengubah peta persaingan secara signifikan.

Sebaliknya, kemenangan ini mengangkat Livin Mandiri ke peringkat keempat dan menjaga asa menuju Final Four. Bahkan mereka kini hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tiket ke babak penentuan.

Pertandingan di Bojonegoro membuktikan bahwa ketergantungan pada satu bintang saja tidak cukup di level Proliga. Disiplin blok, transisi bertahan-menyerang, serta konsistensi kolektif menjadi faktor pembeda.

Pertanyaan besar pun muncul: apakah performa Megawati yang melempem ini hanya anomali sesaat, atau sinyal bahwa lawan-lawan sudah menemukan cara meredamnya? 

Jika sang Megatron gagal segera menemukan sentuhan terbaiknya, jalan Pertamina Enduro menuju final four bisa menjadi lebih berat.

Kompetisi memang masih menyisakan laga penting. Namun duel panas di Bojonegoro menjadi alarm keras bahwa dominasi tak pernah abadi. 

Di Proliga 2026, setiap poin, setiap set, dan setiap momen krusial bisa menentukan nasib menuju Final Four. (udn)
 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral