- instagram megawatihangestrip
Sebulan Lalu, Megatron Blak-blakan Soal 'Perang Bintang' di Proliga 2026, Terbukti Jakarta Pertamina Enduro Lebih Dulu ke Final Four!
tvOnenews.com - Jauh sebelum laga dimulai, optimisme tinggi digaungkan Megawati Hangestri jelang fase krusial Proliga 2026.
Lewat unggahan Instagram pribadinya, opposite andalan yang akrab dijuluki Megatron itu menyampaikan pernyataan penuh percaya diri tentang ambisinya musim ini.
Eks pemain Red Sparks itu tak sekadar ingin tampil baik, tetapi datang dengan misi besar: membawa timnya menjadi juara.
Keyakinan itu terasa makin relevan setelah Jakarta Pertamina Enduro memastikan diri lolos lebih dulu ke Final Four Proliga 2026.
Status sebagai juara bertahan sekaligus tim pertama yang mengamankan tiket empat besar membuat prediksi Megawati terdengar bukan sekadar sesumbar. Fondasi sudah kuat, momentum ada di tangan.
Melansir dari postingan IG @megawatihangestrip, ia menuliskan kalimat penuh makna:
“Kekuatan di tangan kanan, kepercayaan diri di dalam dada,”
Tak berhenti di situ, Megatron juga menegaskan targetnya melalui video singkat:
“Proliga kali ini saya datang lebih awal. Saatnya untuk perang anta bintang di proliga 2026. Saya datang untuk memberikan yang terbaik buat kalian. Dan bawa tim saya (Jakarta Pertamina Enduro) juara,” ujar Megatron dalam video tersebut.
Pernyataan tersebut seakan menjadi alarm bagi rival-rival di sektor putri. Sebab secara performa, Pertamina Enduro memang tampil konsisten sepanjang babak reguler.
- instagram megawatihangestrip
Pertamina Enduro dan Phonska Sudah Aman
Hingga berakhirnya pekan keenam Proliga 2026 di Bojonegoro pada Minggu (15/2/2026), sudah ada enam klub, baik putra maupun putri yang memastikan diri melangkah ke Final Four.
Di sektor putri, dua tiket telah dikunci oleh Jakarta Pertamina Enduro dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Keduanya sama-sama mengoleksi delapan kemenangan, menunjukkan dominasi yang relatif stabil dibanding pesaing lain.
Berdasarkan klasemen sementara, Pertamina Enduro memimpin dengan 24 poin dari 11 laga, unggul tipis atas Phonska Plus yang mengoleksi 23 poin dari 10 pertandingan. Rasio set dan poin juga memperlihatkan betapa solidnya dua tim ini sepanjang musim reguler.
Meski sudah lolos, perebutan posisi puncak belum sepenuhnya aman. Sisa laga tetap penting untuk menjaga ritme dan membangun mental menuju Final Four.
Di sinilah peran Megawati sebagai leader di lapangan diuji, terutama dalam laga-laga penutup yang tetap sarat gengsi.
Empat Tim Berebut Dua Tiket Terakhir
Jika posisi dua teratas sudah relatif jelas, persaingan sengit justru terjadi di bawahnya. Empat tim masih memperebutkan dua tempat tersisa menuju Final Four.
Jakarta Electric PLN berada di posisi paling dekat dengan tiket semifinal. Mereka unggul dalam jumlah kemenangan dan poin dibanding para pesaing.
Ersandrina Devega Salsabila dkk. hanya membutuhkan satu kemenangan dengan raihan tiga poin untuk memastikan langkah mereka.
PLN akan mendapat dua peluang emas: lebih dulu menghadapi Phonska Plus, lalu menantang Jakarta Livin Mandiri. Namun dua laga tersebut jelas tidak mudah.
Livin Mandiri sendiri masih punya kans besar. Yolla Yuliana dan kolega bisa lolos jika meraih satu kemenangan, sembari berharap Jakarta Popsivo Polwan terpeleset.
Selisih dua poin menjadi modal penting bagi Livin dalam situasi persaingan yang sangat tipis.
Di sisi lain, Popsivo wajib mengoleksi kemenangan lebih banyak dari Livin untuk merangsek naik. Kekalahan hampir tak lagi boleh terjadi.
Posisi paling terjepit justru dialami Bandung BJB Tandamata yang harus menang dua kali dan tetap menggantungkan nasib pada hasil tim lain.
Seri terakhir di GOR Padepokan Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, pada 19 Februari hingga 1 Maret 2026 akan menjadi panggung penentuan.
Duel Popsivo kontra Bandung BJB di hari pertama diprediksi langsung memanaskan persaingan. Melihat peta persaingan ini, pernyataan Megawati terasa makin menarik.
Mega datang lebih awal, mempersiapkan diri untuk “perang antar bintang,” dan kini timnya sudah membuktikan diri sebagai yang pertama melangkah ke Final Four.
Pertanyaannya kini: mampukah Megatron menuntaskan janjinya membawa Jakarta Pertamina Enduro juara Proliga 2026?
Dengan performa konsisten, klasemen yang memihak, serta mental juara yang terus diasah, peluang itu jelas terbuka lebar. Tinggal bagaimana mereka menjaga fokus saat tekanan semifinal benar-benar dimulai. (udn)