news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Nasib Megawati Hangestri Dipertaruhkan Jelang Final Four Proliga 2026, Fans Jakarta Pertamina Enduro Desak Hal Ini.
Sumber :
  • instagram JPEVolley

Nasib Megawati Hangestri Dipertaruhkan Jelang Final Four Proliga 2026, Fans Jakarta Pertamina Enduro Desak Hal Ini

Tagar seperti #GantiSetterJPE dan #JusticeForMega viral dan membanjiri akun resmi klub jelang laga Final Four Proliga 2026. Ribuan komentar meminta manajemen
Selasa, 17 Februari 2026 - 23:26 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sorotan tajam kini mengarah ke internal Jakarta Pertamina Enduro (JPE). Di tengah persaingan sengit menuju final four Proliga 2026, polemik justru mencuat dari dalam tim sendiri. 

Nama Megawati Hangestri kembali menjadi pusat perhatian, bukan hanya karena ketajamannya sebagai mesin poin, tetapi juga karena isu distribusi bola yang dinilai belum maksimal.

Gelombang kritik dari suporter mengemuka setelah sejumlah laga krusial di putaran kedua tak berakhir sesuai harapan. 

Fans menilai performa impresif Megawati belum sepenuhnya ditopang oleh suplai umpan yang ideal. Situasi ini memunculkan desakan keras agar manajemen segera melakukan evaluasi sebelum fase final four benar-benar dimulai.

Kritik Tajam untuk Posisi Setter

Desakan agar JPE mengganti setter bukan muncul tanpa sebab. Nama Tisha Amalia Putri menjadi sasaran kritik setelah dinilai kurang mampu menghadirkan umpan presisi untuk Megawati. 

Di media sosial hingga tribun GOR Bojonegoro, suara-suara kekecewaan terdengar makin nyaring.

Tagar seperti #GantiSetterJPE dan #JusticeForMega viral dan membanjiri akun resmi klub. Ribuan komentar meminta manajemen segera bertindak tegas demi menjaga peluang juara musim ini.

Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro
Sumber :
  • instagram JPEVolley

Di atas kertas, JPE sebenarnya diperkuat deretan pemain berkualitas. Megawati menjadi poros utama serangan dengan dukungan pemain asing dan lokal berpengalaman. 

Namun di lapangan, suporter melihat adanya hambatan dalam koordinasi antara setter dan eksekutor.

“Mega itu monster di udara, tapi dia butuh ruang. Kalau umpannya terlalu mepet net, dia dipaksa memukul dari sudut sulit,” tulis salah satu penggemar di media sosial, yang mendapat ribuan tanda suka.

Keluhan utama tertuju pada akurasi dan timing umpan. Dalam beberapa pertandingan terakhir, Megawati tampak harus menyesuaikan posisi di udara karena bola terlalu rendah atau terlalu dekat dengan net.

Kondisi ini bukan hanya mengurangi efektivitas serangan, tetapi juga meningkatkan risiko cedera akibat pendaratan yang tidak ideal.

Chemistry yang Belum Padu

Meski kompetisi telah memasuki putaran kedua Proliga 2026, sebagian pendukung merasa chemistry antara Tisha dan Megawati belum benar-benar solid. Harapan besar publik terhadap duet ini belum sepenuhnya terwujud di lapangan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral