news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri dan pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin.
Sumber :
  • KOVO

Nasib Ko Hee-jin di Ujung Tanduk Usai Gagal 11 Kali, Red Sparks Sulit Yakinkan Megatron Kembali ke Korea Selatan?

Media Korea, bahkan melaporkan bahwa posisi Ko Hee-jin tidak lagi aman. Kekalahan Red Sparks 11 kali secara beruntun membuat eks team Megatron itu terpuruk di dasar klasemen
Minggu, 22 Februari 2026 - 17:07 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Masa depan Ko Hee-jin terancam gagal bersama Red Sparks usai alami kekalahan beruntun 11 kali? Musim ini menjadi salah satu periode tergelap dalam sejarah Daejeon JungKwanJang Red Sparks. 

Klub yang musim lalu sempat mencuri perhatian publik V-League justru terjerembap ke dasar klasemen. Hingga pekan ke-30, tim asal Daejeon itu hanya mengoleksi 20 poin dari enam kemenangan dan menelan 11 kekalahan beruntun, sebuah rekor pahit yang memantik kemarahan suporter.

Situasi tersebut ikut menyeret masa depan sang pelatih, Ko Hee-jin, ke ujung tanduk. Desakan mundur menguat di berbagai forum penggemar dan media lokal. 

Jika tak ada perubahan drastis, bukan tak mungkin kursi kepelatihan akan berganti sebelum musim baru dimulai. 

Ancaman ini tentu berdampak besar pada peluang kembalinya Megawati Hangestri alias Megatron ke Liga Voli Korea musim 2026/2027.

Kok Bisa-bisanya Red Sparks Dihantam 11 Kekalahan Beruntun? Ko Hee-jin: Ini Musim yang Sulit Bahkan Untuk Menyusun Tim!
Sumber :
  • Instagram Red Sparks

Red Sparks Terpuruk, Tekanan untuk Ko Hee-jin Menguat

Kondisi internal Red Sparks saat ini jauh berbeda dibanding musim 2024/2025. Saat itu, bersama Megawati, mereka mampu menembus babak grand final dan menjadi salah satu tim paling ditakuti di liga.

Kini realitasnya berbanding terbalik. Performa inkonsisten, pertahanan rapuh, serta serangan yang kehilangan daya gedor membuat Red Sparks terpuruk di posisi juru kunci. 

Media Korea, Yonhap News Agency (YNA), bahkan melaporkan bahwa posisi Ko Hee-jin tidak lagi aman.

“Masa depan Ko Hee-jin di Red Sparks tidak aman. Muncul desakan besar agar ia mundur. Hal ini bisa mengubah keputusan Megawati dalam memilih pelabuhan barunya di Korea,” tulis laporan YNA.

Gelombang protes ini tak lepas dari ekspektasi tinggi publik setelah pencapaian impresif dua musim sebelumnya. 

Tanpa perbaikan signifikan di sisa kompetisi, Red Sparks akan kesulitan menarik kembali pemain bintang, termasuk Megawati.

Aturan Baru KOVO: Peluang Terbuka Bagi Megatron?

Di tengah kekacauan performa tim, Federasi Bola Voli Korea Selatan atau Korea Volleyball Federation (KOVO) sebenarnya menghadirkan angin segar lewat regulasi anyar.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral