- KOVO
Nasib Ko Hee-jin di Ujung Tanduk Usai Gagal 11 Kali, Red Sparks Sulit Yakinkan Megatron Kembali ke Korea Selatan?
Mulai musim 2026/2027, sistem draft pemain asing resmi diganti menjadi mekanisme bebas transfer. Klub dapat bernegosiasi langsung dengan pemain Asia maupun non-Asia, selama tetap mematuhi batasan salary cap.
Namun, KOVO juga menetapkan sanksi tegas. Klub yang melanggar aturan finansial terancam pencoretan instan pemain asing terkait serta larangan transfer selama dua musim berturut-turut.
Regulasi ini menjadikan Megawati sebagai “komoditas panas” di bursa transfer V-League. Banyak tim diyakini siap bersaing mendapatkan opposite andalan Indonesia tersebut.
Akan tetapi, kestabilan manajemen dan kepastian pelatih menjadi faktor krusial dalam keputusan sang pemain.
- KOVO
Jika Ko Hee-jin benar-benar lengser, peluang reuni emosional dengan Red Sparks bisa sirna. Apalagi hubungan personal keduanya sangat erat.
Megawati, Sosok yang Mengubah Wajah Red Sparks
Tak bisa dimungkiri, Megawati adalah figur sentral dalam kebangkitan Red Sparks dua musim lalu.
Ko Hee-jin memantau langsung aksinya sejak SEA Games 2023 di Kamboja dan menjadi sosok yang berani merekrut pemain dari Indonesia, negara yang saat itu dianggap belum setara dengan Thailand atau Vietnam di level Asia Timur.
Keputusan tersebut terbukti jitu. Pada musim pertamanya, Megawati mengemas 736 poin. Musim kedua, ia bahkan meningkatkan torehan menjadi 802 poin dengan efisiensi serangan mencapai 48,06 persen.
Red Sparks yang sebelumnya hanya menjadi “penggembira” playoff, berubah menjadi kandidat juara.
Mereka melaju hingga final dan memberikan perlawanan sengit sebelum kalah agregat 2-3 dari Incheon Heungkuk Life Pink Spiders yang diperkuat legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.
Media sosial Korea kini ramai mempertanyakan keputusan melepas Megawati. Dalam ulasan The Spike Korea, seorang penulis Blog Naver dengan akun caleb0901 menilai bahwa jika Megawati memilih klub lain, dampaknya akan jauh melampaui sekadar transfer biasa.
Menurutnya, tim yang mendapatkan Megawati berpotensi langsung menjadi kandidat kuat juara. Bukan hanya karena produktivitas poinnya, tetapi juga efek psikologis yang ia bawa ke dalam tim.
Saat ini Megawati tengah fokus membela Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026 demi mempertahankan gelar. Namun rumor kepulangannya ke V-League terus menghangat.