news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini.
Sumber :
  • instagram harace_0823

Media Korea Terlalu 'Ikut Campur', Sebut Kalau Megawati Hangestri Tak Lagi Dilirik Klub Korea Karena Hal ini

Megawati Hangestri yang sebelumnya digadang-gadang bakal kembali meramaikan liga voli Korea Selatan justru dikabarkan tak lagi menjadi prioritas klub-klub peserta
Jumat, 24 April 2026 - 05:00 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari kompetisi Korean V-League, pasalnya Megawati Hangestri Pertiwi yang sebelumnya digadang-gadang bakal kembali meramaikan liga voli Korea Selatan justru dikabarkan tak lagi menjadi prioritas klub-klub peserta. 

Bahkan, media Korea menyebut respons tim-tim terhadap potensi comeback Megawati terbilang dingin.

Situasi ini semakin menarik setelah muncul laporan bahwa pelatih Ko Hee-jin mulai memantau pevoli asal China sebagai alternatif. 

Keputusan ini memicu spekulasi bahwa peluang Megatron kembali ke Korean V-League musim 2026/2027 tidak semulus yang diperkirakan sebelumnya.

Minat Klub Korean V-League Menurun, Apa Penyebabnya?

Laporan dari media Korea Selatan, Sports DongA, mengungkap perubahan signifikan dalam dinamika bursa pemain. Sistem rekrutmen pun berubah, dari draft kuota Asia menjadi mekanisme *free agent* mulai musim 2026/2027.

“Diperkirakan bahwa perang penawaran yang sengit akan terjadi begitu Mega mengumumkan kembalinya ke V-League,” tulis Sports DongA. 

Namun kenyataannya justru berbeda. “Respons dari klub-klub V-League terhadap Mega tidak antusias. Dilaporkan bahwa mereka menarik diri dari perang penawaran karena kekhawatiran mengenai kondisi lutut kanan Mega,” lanjut laporan tersebut.

Faktor cedera menjadi isu utama. Meski pihak internal Megawati mengakui kondisi tersebut, mereka tetap optimistis.

Jung Ho-young bersama Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

“Seorang pejabat dari pihak Mega mengakui bahwa lutut kanannya tidak dalam kondisi baik tetapi mengklaim bahwa tidak akan ada masalah dengan pemulihan pada bulan Oktober ini,” tulis laporan yang sama.

Perbandingan menarik muncul jika melihat tren liga. Klub-klub Korean V-League kini cenderung lebih berhati-hati dalam merekrut pemain asing, terutama setelah meningkatnya intensitas kompetisi dan tuntutan fisik yang tinggi.

Ko Hee-jin Mulai Lirik Alternatif, Pemain China Jadi Opsi?

Ketidakpastian kondisi Megawati berdampak langsung pada rencana tim, termasuk Daejeon Red Sparks yang sebelumnya disebut sebagai kandidat kuat tujuan sang pemain.

Sports DongA melaporkan bahwa Ko Hee-jin bahkan turun langsung untuk memantau pevoli asal China sebagai opsi baru. Langkah ini menunjukkan bahwa klub tidak ingin mengambil risiko besar di tengah persaingan ketat liga.

Fenomena ini bukan hal baru. Dalam beberapa musim terakhir, klub-klub Korean V-League mulai memperluas pencarian talenta ke negara-negara Asia lain seperti Jepang, Thailand, dan China yang dikenal memiliki kedalaman pemain berkualitas.

Di sisi lain, Hyundai Hillstate menjadi satu-satunya tim yang masih membuka peluang untuk Megawati, meski dengan syarat ketat.

“Posisi Hyundai Hillstate adalah mereka akan menandatangani kontrak setelah mereka yakin dengan kesehatan Mega. Namun, jika kontrak dengannya gagal, mereka juga mempertimbangkan pemain dari Jepang, Tiongkok, dan Thailand,” tulis Sports DongA.

Statistik Bicara: Megawati Tetap Salah Satu yang Terbaik

Terlepas dari keraguan tersebut, rekam jejak Megawati di Korean V-League sulit untuk diabaikan. Dalam dua musim, ia tampil dalam 67 pertandingan dengan torehan 1.538 poin dan tingkat keberhasilan serangan mencapai 46,01 persen.

Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon
Sumber :
  • KOVO

Data ini menempatkannya sebagai salah satu pemain kuota Asia paling produktif di liga. Bahkan, ia sukses membawa Red Sparks ke babak playoff pada musim debut 2023/2024 pencapaian yang tidak diraih tim tersebut selama tujuh musim sebelumnya.

Tak berhenti di situ, pada musim 2024/2025, Megawati kembali mencatat sejarah dengan membawa timnya ke final untuk pertama kalinya dalam 13 musim.

Jika dibandingkan dengan pemain Asia lainnya, kontribusi Megawati tergolong elite. Namun, dalam dunia olahraga profesional, performa masa lalu sering kali kalah oleh pertimbangan kondisi fisik terkini.

Kini, Megawati Hangestri tengah fokus menjalani Grand Final Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro, sambil menunggu kepastian masa depannya di level internasional.

Peluangnya untuk kembali ke Korean V-League masih terbuka, tetapi penuh tanda tanya. Satu hal yang pasti, keputusan klub-klub Korea akan sangat bergantung pada satu faktor krusial: apakah Megawati mampu kembali ke performa terbaiknya setelah pulih dari cedera. (udn)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:14
02:02
02:22
03:40
01:47
05:18

Viral