- instagram megawatihangestrip
Bocoran Gaji Megawati Hangestri setelah Resmi Jadi Bintang Baru di Hyundai Hillstate
tvOnenews.com – Peta kekuatan Liga Voli Korea Selatan (V-League) resmi berubah total sore ini, Minggu (10/5/2026). Bintang voli kebanggaan Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi resmi diperkenalkan sebagai penggawa baru sang juara bertahan, Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Selain ambisi meraih gelar juara, kepindahan Megatron ke Hyundai Hillstate diprediksi akan membuat pendapatan pemain asal Jember ini melambung tinggi dibanding saat masih membela Red Sparks.
Mengacu pada regulasi Korea Volleyball Federation (KOVO), Megawati berpotensi meraup gaji fantastis tergantung jalur perekrutannya.
- Instagram @red__sparks
Jika masuk melalui jalur kuota Asia sebagai pemain berpengalaman, gaji Megawati diperkirakan naik menjadi USD170 ribu atau setara dengan Rp2,8 miliar per musim.
Namun, ada opsi yang jauh lebih menggiurkan jika Megawati mampu menembus seleksi pemain asing non-Asia.
Pada jalur elite tersebut, pendapatan tahun pertamanya bisa menyentuh angka USD250 ribu atau sekitar Rp4 miliar, dan bahkan diproyeksikan melonjak hingga Rp4,8 miliar pada tahun berikutnya. Sebuah angka yang sangat fantastis bagi atlet voli Indonesia di kancah internasional.
Di balik nilai kontrak yang selangit, cerita emosional datang dari kota Daejeon. Setter legendaris sekaligus sahabat karib Mega, Yeum Hye-seon, mengunggah pesan yang menggetarkan hati publik voli.
"Hatiku sedikit patah karena kita kini adalah rival, tapi aku sangat bangga melihatmu bergabung dengan tim sebesar Hyundai. Terbanglah tinggi adikku, tapi ingat, jangan lakukan spike terlalu keras padaku," tulis Yeum dalam unggahan yang viral tersebut.
- KOVO
Megawati pun tampak berkaca-kaca menanggapi pesan sang senior.
"Yeum-Eonni adalah guru dan kakak bagiku. Meski sekarang kami berbeda seragam, dia tetap orang pertama yang saya cari untuk meminta nasihat," ungkap Mega penuh emosi.
Kepergian Megawati dengan nilai kontrak besar ini memicu perdebatan panas. Banyak pihak menilai pelepasan Mega merupakan "blunder" strategis bagi Red Sparks.
Pasalnya, efisiensi serangan Mega dari posisi opposite adalah salah satu yang tertinggi di liga, dan menyerahkannya kepada rival langsung seperti Hyundai Hillstate dinilai sebagai langkah yang sangat berisiko.
Kini publik menanti bagaimana Megawati akan berduet dengan Vanja Bukilic di bawah komando Coach Kang Sung-hyung.
Dengan kondisi fisik 100 persen fit dan dukungan finansial yang luar biasa, Suwon kini resmi memiliki bintang baru yang siap mengguncang V-League musim depan.