news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Olahraga Lari..
Sumber :
  • Shutterstock

Bukan Sekadar Berkeringat, Latihan Berbasis Sains Mendongkrak Performa Atlet

Teknologi dalam olahraga, atau dikenal dengan istilah sport science, itu mutlak sehingga menjadi faktor kunci dalam pengembangan atlet.
Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:46 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews – Dalam dunia olahraga, bakat alami, latihan keras, dan strategi yang baik selalu menjadi kunci kesuksesan atlet.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir, muncul pemain baru di lapangan, sport scienceIlmu ini mencakup berbagai disiplin seperti fisiologi, biomekanika, psikologi olahraga, dan nutrisi yang diterapkan secara sistematis untuk meningkatkan performa atlet.

Teknologi dalam olahraga itu mutlak sehingga menjadi faktor kunci dalam pengembangan atlet.

Negara-negara dengan prestasi olahraga tinggi seperti Amerika Serikat (AS), China, Jerman, dan Inggris sudah menerapkannya sejak pertengahan abad ke-20.

Di AS, perkembangan sport science mulai pesat pada 1950-an dengan berdirinya American College of Sports Medicine (ACSM).

Melalui riset mendalam di bidang fisiologi, biomekanika, dan psikologi olahraga, AS meningkatkan investasinya untuk mendominasi kompetisi internasional, terutama di Olimpiade.

Sementara China, mulai mengembangkan sport science secara intensif pada 1980-an setelah kembali berpartisipasi di Olimpiade 1984.

Pemerintah China membangun pusat penelitian olahraga yang mendukung analisis biomekanika, nutrisi, serta pemantauan psikologis dan fisiologis atlet.

Hasilnya terlihat dalam keberhasilan mereka di Olimpiade Beijing 2008. Di Eropa, Jerman dan Inggris merupakan dua negara dengan investasi besar di bidang sport science.

Akademi olahraga di Leipzig, Jerman, telah menjadi pusat penelitian utama sejak 1960-an.

Inggris, yang mulai berbenah sejak Olimpiade 1996, berinvestasi besar dalam sport science dan mendirikan English Institute of Sport untuk mengembangkan atlet berbasis data.

Garmin melihat potensi besar dari sport science dengan mengakuisisi TrainingPeaks dan TrainHeroic, dua platform pelatihan digital yang menjadi andalan atlet dalam merancang program latihan.

Langkah strategis ini diambil untuk menyatukan keunggulan jam tangan pintar dan perangkat pemantau dengan sistem analisis data latihan tingkat tinggi yang dimiliki TrainingPeaks dan TrainHeroic.

Hal tersebut akan semakin memperkuat akses atlet terhadap metode pelatihan berbasis sains (science-based training).

Selain itu, dua platform pelatihan digital ini menjadi jembatan yang memudahkan interaksi antara pelatih dan atlet dari berbagai tingkatan kemampuan.

Atlet juga bisa menikmati integrasi yang lebih mudah antara metrik kesehatan Garmin dengan program latihan harian dari pelatih.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:51
04:45
01:30
01:23
06:42
38:14

Viral