- KOVO
Tak Tahan Lagi, Netizen Korea Blak-blakan Sebut Megawati Hangestri Anak Emas KOVO, hingga Umbar Kelemahan Red Sparks...
tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi menjadi perbincangat warga Korea Selatan khususnya fans voli atas gelar MVP yang didapat dengan mengalahkan Kim Yeon-koung.
Pevoli timnas putri Indonesia, Megawati Hangestri kembali terpilih sebagai MVP putaran keempat Liga Voli Korea musim 2024-2025.
Tak tanggung-tanggung kini Megatron mengoleksi dua titel MVP, setelah sebelumnya juga didaulat sebagai MVP putaran ketiga.
Opposite andalan Red Sparks itu kini menyamai rekor titel idolanya yakni Kim Yeon-koung yang juga memiliki dua titel MVP.
Sang Ratu Voli Korea itu berhasil terpilih sebagai MVP putaran satu dan kedua, di mana pada putaran ketiga ia dikalahkan dalam jumlah voting oleh Megawati Hangestri.
Sebagaimana dilansir dari laman The Spike, KOVO mengumumkan bahwa Megawati Hangestri sebagai MVP putaran empat Liga Voli Korea 2024-2025, pada Jumat (31/1/2025).
Kepastian titel MVP itu disematkan ke Megawati Hangestri meski Red Sparks dikalahkan oleh Pink Spiders.
- KOVO
"Mega menerima 21 dari 31 suara, telak dari pesaingnya, Gyselle Silva (4 suara), Kim Yeon-Kyung (2 suara), Yeom Hye-seon (1 suara) dan Lim Myeong-ok (1 suara), hanya dua suara absen dalam pemungutan suara MVP putaran empat," tulis The Spike, Jumat (31/1/2025).
Wajar saja Megawati Hangestri mendapat gelar MVP, dia konsisten sebagai pendulang poin terbanyak Red Sparks.
Megawati Hangestri menuliskan sejarah baru bagi Red Sparks dalam meraih 13 kemenangan beruntun, melampaui rekor tim sebelumnya yang hanya 8 kemenangan beruntun.
Namun sayang, di balik kegemilangan Megawati Hangestri tak sejalan dengan kontraknya dengan Red Sparks.
Di mana itu menjadi perbincangan hangat kalangan pecinta voli Korea Selatan, Megatron harus tinggalkan Red Sparks bila musim ini telah berakhir.
Hal itu berdasarkan aturan dari KOVO yang hanya memberi kesempatan dua musim bagi pemain asing dan dari kuota Asia untuk bergabung dengan klub.
Mau tidak mau mengharuskan Mega tak lanjut bermain di Red Sparks dan tidak bisa mengikuti draft kuota Asia untuk musim depan.