Soroti Debut JPE di Proliga 2026, Media Korea Akui Belum Bisa Move On dari Aksi Heroik Megawati Hangestri untuk Red Sparks
- Instagram @jpevolley
tvOnenews.com - Media Korea Selatan secara khusus menyoroti debut Megawati Hangestri bersama timnya Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026.
Dalam artikelnya, media Korea tersebut mengharapkan jika Megawati Hangestri akan kembali ke V-League setelah gelaran Proliga 2026 berakhir.
Setelah merantau ke Red Sparks (Korea) dan Manisa BBSK (Turki), Megawati Hangestri memilih Jakarta Pertamina Enduro sebagai karier voli berikutnya.
Ini menjadi periode keempat Megawati Hangestri berseragam Jakarta Pertamina Enduro. Pertama kali Mega bermain untuk JPE pada Proliga 2017/2018.
Kendati demikian, Megawati Hangestri belum pernah juara Proliga bersama JPE. Trofi lokal pertama Megatron justru saat dirinya memperkuat Jakarta BIN pada 2024.
Kini dengan kehadiran Megawati Hangestri untuk keempat kalinya di JPE, klub tersebut berharap tuah Megatron saat gelaran Proliga 2026 ini.
Debut Megawati Hangestri di Proliga 2026 berjalan mulus. Mega sukses antarkan JPE kandaskan Jakarta Elektrik PLN dengan skor 3-2 (20-25, 22-25, 25-22, 25-17, dan 15-9).
- Instagram @jpevolley
Megawati Hangestri mencetak 20 poin untuk Jakarta Pertamina Enduro, sedangkan yang mengumpulkan angkat terbanyak ialah Yana Shcherban dengan 23 poin.
Debut impresif Megawati Hangestri bersama Jakarta Pertamina Enduro diam-diam dipantau oleh media Korea Selatan. Mereka pun membandingkannya dengan performa Red Sparks musim ini.
Setelah ditinggal Megawati Hangestri, performa Red Sparks justru hancur lebur. Di V-League, skuad Ko Hee-jin itu terbenam di dasar klasemen.
Pengganti Megawati Hangestri yakni Wipawee Srithong dicoret di tengah kompetisi karena cedera. Ko Hee-jin pun dengan cepat memilih rookie asal Mongolia, Jamiyanpurep Enkhsoyol atau Inkushi.
Namun, penampilan Inkushi yang masih berusia 20 tahun dirasa belum cukup mengangkat performa Red Sparks. Padahal, ia mengisi kuota Asia sepeninggal Mega.
Hal inilah yang kemudian disoroti media Korea Selatan, Yonhap. Dalam rilis artikelnya, mereka mengatakan jika Red Sparks akan bergerak mencari Opposite baru.
“Tim putri (Red Sparks) kemungkinan akan mencari Opposite yang memiliki serangan berapi-api dan kemampuan bertahan yang stabil, lebih baik daripada Inkusi,“ kata Yonhap.
- PBVSI
Load more