- KOVO
Megawati Hangestri Kirim Sinyal Perpisahan dengan Red Sparks? Kepada Media Korea, Mega Curhat Kalau Final V-League Ini...
tvOnenews.com - Megawati Hangestri diam-diam mengungkapkan isi hatinya terhadap klubnya yaitu Red Sparks setelah dikalahkan Pink Spiders di final V-League.
Dalam kesempatan itu, Megawati Hangestri mengutarakan ucapan terima kasih terhadap pelatih Red Sparks Ko Hee-jin yang telah memercayainya selama dua musim terakhir.
Red Sparks akhirnya bisa mengukir sejarah baru setelah melaju ke final V-League untuk kali pertama dalam 13 tahun terakhir sejak edisi 2012/2013.
Pencapaian itu diraih Red Sparks usai menumbangkan juara bertahan Suwon Hyundai E&C Hillstate dengan agregat 2-1 dalam format Best of 3.
Bagi Megawati Hangestri, ini merupakan prestasi kolektif yang luar biasa. Pada musim lalu, ia juga membawa Red Sparks ke babak play-off dan kini lolos ke final.
Namun, ambisi Megawati Hangestri dan kolega untuk membawa Red Sparks mengangkat trofi V-League 2024/2025 bukanlah perkara yang mudah.
Pasalnya, Red Sparks langsung dihadapkan dengan Pink Spiders, tim bertabur bintang yang salah satunya dihuni oleh ratu voli Korea yaitu Kim Yeon-koung.
- KOVO
Benar saja, dalam laga pembuka final V-League 2024/2025 kemarin, Red Sparks langsung dihajar dengan skor telak oleh tuan rumah Pink Spiders.
Dalam duel yang berlangsung di Samsan World Gymnasium, Incheon, Senin (31/03/2025), Red Sparks kalah telak dari Pink Spiders 1-3 (21-25, 22-25, dan 19-25).
Kali ini, Vanja Bukilic keluar sebagai pencetak skor terbanyak, sedangkan Megawati ada di bawahnya dengan 13 poin dan tingkat keberhasilan serangan 32,26 persen.
Di sisi lain, Megawati Hangestri tiba-tiba mengutarakan isi hatinya kepada media Korea tidak lama setelah Red Sparks dikalahkan Pink Spiders kemarin sore.
Pada kesempatan itu, Megawati Hangestri berterima kasih kepada pelatih Ko Hee-jin yang telah menaruh kepercayaan penuh terhadapnya.
“Saya juga ingin mengatakan bahwa saya beruntung bisa bertemu dengan pelatih (Ko Hee-jin). Saya di sini sekarang karena pelatih yang memilih saya,“ kata Mega dikutip dari The Spike.
“Ketika pertama kali mendaftar untuk draft kuota Asia, saya khawatir akan tersingkir oleh pemain berpengalaman lainnya. Namun, saya berterima kasih kepada tim yang percaya kepada saya dan memilih saya,” lanjutnya.
Akan tetapi, ada satu pesan yang tersirat dalam pernyataan Megawati Hangestri itu. Mega mengatakan bahwa dia tidak ingin kalau laga final kemarin menjadi penampilan terakhirnya.
“Saya mampu melakukannya karena pelatih percaya kepada saya. Saya tidak ingin pertandingan hari ini (final vs Pink Spiders) menjadi pertandingan terakhir saya,” ujarnya.
- KOVO
“Saya hampir kehilangan kepercayaan diri di dua set pertama, tetapi saya tidak menyerah. Pelatih dan saudara perempuan saya percaya kepada saya,” pungkas Mega.
Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah pihak telah berspekulasi soal masa depan Megawati Hangestri di Red Sparks.
Beberapa media Korea mengeklaim bahwa Megawati Hangestri sedang dibidik oleh klub-klub dari Jepang, Turki, Eropa, Amerika Serikat, hingga balik ke Indonesia.
Sinyal kepergian Megawati Hangestri semakin kuat lantaran dia dipastikan tidak mendaftar kuota pemain asing untuk gelaran V-League musim depan.
Kendati demikian, belum ada kepastian soal ini. Sang agek yaitu Kim Seong-hoon menjelaskan kalau Megawati Hangestri belum mau mempublikasikan perihal masa depannya.
(han)