- KOVO
Tak Lagi Ditutupi, Megawati Hangestri Bicara Jujur soal Sosok Ko Hee-jin Selama Dua Musim di Red Sparks: Lama-kelamaan Dia...
tvOnenews.com - Megawati Hangestri akhirnya resmi meninggalkan klub Korea Selatan, Jung Kwan Jang Red Sparks, setelah dua musim penuh kenangan dan prestasi gemilang.
Dalam perpisahannya, pemain yang mendapat julukan 'Megatron' itu tak kuasa menahan rasa haru, terutama karena sosok pelatih Ko Hee-jin yang telah menaruh kepercayaan besar padanya sejak awal.
Ko Hee-jin bukan pelatih biasa bagi Mega. Ia adalah figur penting yang melihat potensi luar biasa dalam diri pevoli andalan Indonesia itu bahkan sebelum dunia mengenalnya luas.
- KOVO
Ia rela terbang langsung ke Kamboja hanya untuk menyaksikan penampilan Megawati di SEA Games 2023 sebelum akhirnya memilih Mega sebagai pemain kuota Asia Red Sparks.
"Terima kasih telah memilih aku dari awal," ucap Mega dengan penuh haru kepada Ko Hee-jin, dikutip dari kanal YouTube SBS Sport.
Megawati pun tak ragu menyebut bahwa hubungan mereka sudah jauh melampaui sekadar pelatih dan pemain.
"Kalau dari awal mungkin aku pikir head coach, tapi lama-kelamaan dia udah kayak friend, udah tahu aku pikir dia kayak teman aku, terus seperti Ayah karena udah take care aku juga di Korea," ungkap Mega.
- KOVO
Dua musim bersama Red Sparks menjadi periode penuh pencapaian.
Di musim pertamanya, Megawati langsung membantu Red Sparks lolos ke babak playoff dan finis ketiga di klasemen akhir V-League—pencapaian yang sudah tujuh tahun tidak mereka raih.
Musim keduanya lebih menggila, Mega memimpin tim meraih 13 kemenangan beruntun dan lolos ke final V-League, meskipun harus puas sebagai runner-up setelah dikalahkan Pink Spiders.
Tak hanya prestasi tim, pencapaian individu Megawati juga luar biasa.
- KOVO
Ia dua kali berturut-turut didaulat sebagai Most Valuable Player (MVP), bersaing langsung dengan idolanya, legenda voli Korea, Kim Yeon-koung.
Di musim 2024-2025, Mega mencatatkan rasio serangan tertinggi di liga sebesar 48,06% dan menjadi pencetak poin terbanyak ketiga dengan 802 poin.
Ko Hee-jin sendiri tak henti-hentinya memuji Megawati.
Dalam sebuah wawancara, ia menyebut belum pernah menemukan pemain dengan kekuatan ofensif seperti Mega.
- KOVO
“Tidak ada pemain dengan kekuatan ofensif seperti Mega,” ujar Ko Hee-jin penuh keyakinan di kanal YouTube SBS Sports.
Lebih dari sekadar teknik, Ko Hee-jin juga sangat menghargai kepribadian Megawati yang dinilainya sangat langka di antara atlet voli profesional.
“Bola voli tetaplah bola voli, tetapi dia (Mega) juga memiliki kepribadian yang hebat,” lanjutnya.
Momen perpisahan mereka pun menjadi sangat emosional.
- Kolase tvOnenews.com
Ko Hee-jin bahkan ikut mengantar langsung Megawati ke Bandara Incheon, Korea Selatan, dengan menggunakan bus tim Red Sparks untuk terakhir kalinya.
Air mata pun tumpah saat pelatih termuda di V-League itu melepas kepergian anak emasnya dari klub yang selama dua musim terakhir telah dibawanya bersinar.
Kini, Megawati mungkin akan membuka lembaran baru, tapi kenangan tentang Red Sparks dan terutama sosok Ko Hee-jin akan selalu menjadi bagian penting dalam kariernya. (ind/asl)