- KOVO
Ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks Temukan Harapan Baru lewat Penyerang Muda
tvOnenews.com - Ditinggal Megawati Hangestri, perjalanan Daejeon JungKwanJang Red Sparks di Liga Voli Korea 2025-2026 penuh tantangan, namun juga melahirkan pemain muda berbakat.
Musim ini menjadi periode sulit bagi tim yang sebelumnya disegani. Red Sparks asuhan Ko Hee-jin kini berada di peringkat ketujuh atau juru kunci klasemen.
Dari 26 pertandingan, Yeum Hye-seon dan rekan-rekan hanya meraih enam kemenangan dan menderita 20 kekalahan.
- Red Sparks
Kontras dengan musim sebelumnya, tim berjuluk Red Force sempat melaju hingga final playoff, pencapaian yang dianggap sebagai bukti kebangkitan klub. Kesuksesan itu tak lepas dari strategi rekrutmen pemain, termasuk kehadiran Megawati Hangestri Pertiwi.
Namun, kepergian sejumlah pemain kunci—seperti Megawati, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung-ju—mengakibatkan performa tim menurun drastis. Kehadiran pemain baru pun belum mampu mengembalikan kejayaan Red Sparks.
Rookie Park Yeo-reum Tunjukkan Performa Mengesankan
Di tengah kesulitan itu, pemain rookie Park Yeo-reum (19), seorang outside hitter, mulai menarik perhatian.
Terpilih pada urutan ke-7 di putaran pertama draft rookie putri 5 September tahun lalu, Park awalnya lebih banyak menjadi pemain pengganti karena persaingan ketat dengan senior seperti Lee Seon-woo, Park Hye-min, dan Kwak Seon-ok.
Posisinya semakin tidak pasti saat Inkusi bergabung sebagai kuota Asia untuk Wipawi Sitong pada pertengahan Desember.
Namun kesempatan Park datang saat penyerang asing Elisa Zanette absen karena cedera dahi. Lee Seon-woo dipindahkan ke posisi opposite spiker, dan Park diberikan peran inti dalam pertandingan tandang melawan Korea Expressway Corporation pada 3 Januari.
Ia menanggapi kepercayaan pelatih Ko Hee-jin dengan gemilang, mencetak 18 poin, skor tertinggi kedua tim setelah Lee Seon-woo (19).
Meskipun melakukan beberapa kesalahan (tujuh), Park tampil sebagai opsi ofensif baru. Ia mendistribusikan poinnya secara merata: enam di set pertama, lima di set kedua, empat di set ketiga, dan tiga di set keempat.
Secara defensif, Park menunjukkan ketangguhan, menerima 20 dari 34 percobaan dengan efisiensi 55,9% dan mencatat 18 penyelamatan dari serangan lawan.