- Instagram.com/stricklandmma
Terlalu Pede, Sean Strickland Ngaku Hanya Dirinya yang Bisa Kalahkan Khamzat Chimaev
tvOnenews.com - Petarung kelas menengah UFC, Sean Strickland berpotensi berada di jalur perebutan gelar kelas menengah UFC jika berhasil menang di UFC Fight Night 267.
Petarung berusia 35 tahun ini akan menghadapi Anthony Hernandez (15-2 MMA, 9-2 UFC) dalam pertarungan utama di Toyota Center, Houston, pada 21 Februari waktu Amerika Serikat.
Meski Nassourdine Imavov tengah naik daun dengan lima kemenangan beruntun dan tampak menjadi kandidat kuat untuk perebutan gelar, Strickland berpeluang maju setelah juara kelas menengah Khamzat Chimaev (15-0 MMA, 9-0 UFC) menyatakan tidak ingin melawan Imavov.
"Itu akan menjadi pertarungan besar," kata Strickland kepada ESPN MMA tentang Chimaev.
"Saya rasa saya mungkin satu-satunya yang bisa mengalahkan Chimaev. Sejujurnya saya pikir 'Fluffy' adalah pegulat yang lebih baik daripada Chimaev. Saya pikir dari segi tempo dan gaya bertarung, dalam lima ronde, 'Fluffy' mungkin lebih unggul — tetapi dalam pertarungan berdiri, saya pikir Chimaev mungkin akan menang melalui keputusan juri."
Sean Strickland juga menyoroti kurangnya aktivitas Khamzat Chimaev di oktagon. Petarung asal Rusia itu hanya bertarung sekali di tahun 2025 dan sekali di 2024, setelah mendominasi Dricus Du Plessis untuk merebut gelar kelas 185 pound di UFC 319 pada Agustus 2025.
Dalam laga itu, Du Plessis (23-3 MMA, 9-1 UFC) dikendalikan selama lima ronde penuh. Chimaev menekan sejak awal dengan kemampuan gulat superior, namun Du Plessis menunjukkan ketahanan luar biasa.
Pertarungan yang menjadi penampilan kedelapan Du Plessis di UFC itu sepenuhnya dikuasai Chimaev, yang meraih kemenangan mutlak dengan skor identik 50-44 dari ketiga juri.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Chimaev: ia mengendalikan pertarungan selama 21 menit 40 detik, mendaratkan 529 dari 567 pukulan, dan berhasil melakukan 12 dari 17 takedown.
Kemenangan ini menjaga rekor profesionalnya tetap sempurna 15-0 dan memperkuat statusnya sebagai salah satu petarung paling ditakuti di divisi middleweight UFC.
"Agak aneh apa yang dilakukan UFC terhadap Chimaev," kata Strickland.
"Kalian mendatangkan seorang petarung yang hanya bertarung setahun sekali, yang seperti Madonna. Maksudku, berapa banyak uang yang diberikan diktator itu kepadanya secara diam-diam? Orang itu tidak perlu bertarung. Dia berteman baik dengan seorang panglima perang. Dia dihadiahi mobil G Wagon." pungkasnya.