- KOVO
Setahun Berpisah dengan Megawati Hangestri, Ko Hee-jin Kini Berada Diambang Pintu Keluar Red Sparks
Alhasil, Red Sparks tak berdaya di V-League musim ini. Mereka hanya mampu catat 8 kemenangan dan 26 kalah dari 34 laga, 11 di antaranya takluk secara beruntun.
Hal inilah yang pada akhirnya membuat Red Sparks terbenam di dasar klasemen V-League setelah hanya koleksi 26 poin saja dari 34 pertandingan musim ini.
Ko Hee-jin Terancam Dipecat Red Sparks
- KOVO
Rangkaian hasil minor ini membuat gelombang protes dari kalangan suporter tak terelakkan. Salah satu yang dituntut untuk tanggung jawab adalah Ko Hee-jin.
Situasi ini sebetulnya sudah terjadi berbulan-bulan silam. Red Sparks bahkan sampai mendapat julukan khusus yakni 'mesin pencetak poin' bagi tim lawan.
Media Korea sampai mengangkat isu ini secara khusus dalam sebuah artikel. Mereka menggambarkan suasana Red Sparks sebagai tim yang dilanda kekacauan.
"Singkatnya, ini benar-benar kacau. Ini menjelaskan banyaknya seruan pemecatan pelatih Ko Hee-jin di kalangan komunitas voli sebagai bentuk terapi kejut," ungkap Yonhap.
Meski alami gelombang seruan pemecatan, namun faktanya posisi Ko Hee-jin sebagai pelatih kepala Red Sparks musim ini terlihat masih aman-aman saja.
Ada alasan kuat kenapa Ko Hee-jin belum secara resmi didepak meski Red Sparks lagi terpuruk. Poin utamanya adalah karena V-League musim ini sebentar lagi selesai.
Maka akan selalu ada kemungkinan bagi Ko Hee-jin terpaksa menandatangani surat kesepakatan kerja sama dengan Red Sparks pada musim depan.
(han)