news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri dan Giovanna Milana.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Megawati Hangestri Akhirnya Ungkap Duet Favorit di Red Sparks, Giovanna Milana atau Vanja Bukilic?

Megawati Hangestri ungkap siapa rekan duet yang menurutnya paling cocok saat bermain bersama di Red Sparks. Dari dua nama, Giovanna Milana dan Vanja Bukilic.
Selasa, 10 Maret 2026 - 22:45 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pevoli andalan timnas voli putri Indonesia, Megawati Hangestri, pernah memperkuat klub Korea Selatan, Red Sparks, selama dua musim di kompetisi V-League Korea.

Selama membela Red Sparks, Megawati memiliki rekan duet yang berbeda pada setiap musimnya. Kedua pasangan tersebut sama-sama berperan besar dalam membuat performanya menonjol di liga tersebut.

Pada musim pertamanya, Megawati dipasangkan dengan Giovanna Milana. Kolaborasi keduanya terbukti sangat efektif dan mampu membawa Red Sparks menembus babak playoff setelah tujuh tahun absen. Pada musim tersebut, Megawati tampil impresif dengan mencatatkan 736 poin dan menjadi pencetak angka terbanyak tim.

Megawati Hangestri, Vanja Bukilic dan Giovanna Milana saat berseragam Red Sparks.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Instagram/gia_day / KOVO

Memasuki musim kedua di Liga Voli Korea 2024/2025, Giovanna Milana memutuskan kembali ke Amerika Serikat. Posisi pemain asal Amerika itu kemudian digantikan oleh Vanja Bukilic.

Keputusan Red Sparks memiliki dua pemain dengan posisi utama opposite hitter sempat membuat para penggemar kebingungan.

Untuk mengatasi situasi tersebut, pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, akhirnya menempatkan Vanja Bukilic sebagai outside hitter untuk menggantikan peran Giovanna Milana.

Walaupun duet Megawati dan Giovanna Milana sebelumnya dianggap sangat sukses, kerja sama antara Megawati dan Vanja Bukilic juga tidak kalah berbahaya.

Kombinasi keduanya bahkan berhasil membawa Red Sparks melaju hingga babak playoff dan menembus grand final V-League musim 2024/2025.

Secara individu, keduanya juga menunjukkan performa impresif dengan masuk dalam daftar pencetak angka terbanyak pada musim reguler. Megawati menempati posisi ketiga dengan raihan 802 poin, sedangkan Vanja berada di peringkat kelima dengan 638 poin.

Pelatih Ko Hee-jin kemudian membentuk trio andalan yang disebut sebagai trio MVP, yang terdiri dari Megawati, Vanja Bukilic, dan Pyo Seung-ju.

Kombinasi tiga pemain ini menjadi kekuatan utama Red Sparks hingga mampu melangkah ke final V-League 2024/2025 dan menghadapi Pink Spiders hingga pertandingan kelima.

Pink Spiders yang dikenal sebagai tim kuat dengan banyak pemain berpengalaman, termasuk fratu voli Korea Kim Yeon-koung, hampir saja dikalahkan oleh Red Sparks.

Namun, pada pertandingan kelima, Red Sparks harus mengakui keunggulan Pink Spiders. Pada saat yang sama, Megawati sedang mengalami cedera sehingga tim berjuluk Red Force tersebut tidak mampu mengejar ketertinggalan poin.

Ketika ditanya mengenai partner terbaiknya saat bermain di lapangan, Megawati Hangestri secara mengejutkan memilih Giovanna Milana sebagai outside hitter yang menurutnya paling cocok.

“Menurut aku, dilihat dari posisinya, outside hitter ya Gia yang lebih bagus di posisi itu,” ungkap Megawati Hangestri pada tayangan YouTube Sport 77.

Meski demikian, Megawati juga memberikan pujian kepada Vanja Bukilic atas kecerdasan serta kemampuannya beradaptasi dengan cepat di posisi baru.

“Cuma, aku lihat Vanja ini orangnya pinter banget dia itu bisa diubah dari opposite ke outside hitter itu menurutku hal yang susah, tapi dia jago loh untuk receive meski dia opposite dan dia lebih tinggi dari aku,” ujar Mega.

“Tapi nggak ada bedanya sih aku enjoy main dengan siapapun,” sambungnya.

Megawati Hangestri bersama skuad Jakarta Pertamina Enduro
Sumber :
  • instagram JPEVolley

Saat ini, Megawati Hangestri menjadi salah satu opposite paling tajam menjelang babak final four Proliga 2026 bersama Jakarta Pertamina Enduro.

Dalam daftar pencetak poin terbanyak, Megawati menempati peringkat kesembilan secara keseluruhan dan menjadi satu-satunya pemain lokal yang berhasil masuk dalam 10 besar.

Pemain yang dijuluki Megatron itu bertekad membantu Jakarta Pertamina Enduro mempertahankan gelar juara Proliga dengan bersaing melawan tim-tim lainnya.

Babak final four Proliga 2026 akan digelar dalam tiga seri, yaitu di Surabaya pada 2–5 April, Solo pada 9–12 April, dan Semarang pada 16–19 April.

Setelah itu, pertandingan perebutan tempat ketiga dan grand final Proliga 2026 dijadwalkan berlangsung di Yogyakarta pada 21–26 April 2026. 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:39
06:31
04:24
03:05
01:39
01:03

Viral