- KOVO
Sosok Pengganti Megawati Hangestri di Kuota Asia Red Sparks Pamit Tinggalkan V-League
tvOnenews.com - Pemain kuota Asia milik Jung Kwan Jang Red Sparks, Enkhsoyol Jamiyanpurev, dipastikan resmi berpisah dengan tim usai mengakhiri musim di V-League.
Pemain yang sempat disebut sebagai pengganti Megawati Hangestri di kuota Asia itu membagikan momen perpisahannya melalui media sosial.
Ia mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan yang datang secara tiba-tiba serta pengalaman yang ia dapatkan sepanjang musim.
- KOVO
“Musim ini, yang terasa seperti mimpi, telah berakhir,” tulisnya. Ia menambahkan, “Saya gugup apakah saya bisa bermain dengan baik, tetapi saya melakukan yang terbaik dengan pola pikir untuk menantang diri sendiri.”
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama berkarier di Korea Selatan.
“Terima kasih kepada pelatih kepala dan staf pelatih yang memberi saya kesempatan berharga ini, rekan satu tim dan teman-teman saya, serta para penggemar yang memberi saya cinta yang tak pantas saya terima, saya merasa bahwa saya adalah orang yang dicintai.”
Perjalanan Enkhsoyol menuju V-League terbilang dramatis. Ia direkrut sebagai pengganti pemain tim nasional Thailand, Wipawee Srithong, yang harus menjalani pemulihan panjang usai operasi lutut.
Pelatih kepala Ko Hee-jin kemudian mengambil keputusan berani dengan merekrut Enkhsoyol, yang saat itu masih berstatus mahasiswa tahun kedua di Mokpo College of Science.
Ia resmi menandatangani kontrak dengan Red Sparks pada 8 Desember, sekaligus memulai karier profesional yang telah lama diimpikannya.
Sebelumnya, ia mulai dikenal publik saat tampil sebagai penyerang utama tim “Wonder Dogs” dalam program variety voli MBC Rookie Coach Kim Yeon-kyung.
Setelah menuntaskan musim yang penuh pengalaman, Enkhsoyol kini kembali ke almamaternya, Universitas Sains dan Teknologi Nasional Mokpo.
Dari segi performa, debutnya terbilang cukup menjanjikan. Ia tampil dalam 17 pertandingan (43 set), mencetak 104 poin, serta mencatatkan persentase keberhasilan serangan sebesar 32,6%.
Meski bergabung di tengah musim dengan waktu adaptasi yang terbatas, ia tetap mendapat apresiasi karena mampu memberikan energi baru di lini serang Red Sparks lewat permainan yang agresif dan penuh semangat.