news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Megawati Hangestri dan pelatih Red Sparks Ko Hee-jin.
Sumber :
  • KOVO

Sudah Lupakan Megawati Hangestri, Media Korea Sebut Ko Hee-jin Kini Berpaling ke Pevoli China

Peluang Megawati Hangestri untuk bisa kembali ke Red Sparks terancam setelah media Korea menyebut Ko Hee-jin mulai melirik pevoli China. Simak selengkapnya.
Jumat, 24 April 2026 - 14:27 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Peluang Megawati Hangestri Pertiwi untuk kembali memperkuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks pada musim 2026/2027 kini berada dalam situasi yang tidak menentu.

Sejumlah laporan dari media Korea Selatan mengindikasikan adanya perubahan sikap klub-klub V-League terhadap sang opposite hitter andalan Indonesia.

Salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi ini adalah riwayat cedera lutut yang sempat dialami Megawati.

Meski telah menunjukkan progres pemulihan, kekhawatiran terkait kebugarannya masih menjadi pertimbangan serius bagi banyak tim.

Media Sports DongA mengungkap bahwa minat klub terhadap Megawati tidak sebesar yang diperkirakan sebelumnya, terlebih setelah adanya perubahan sistem perekrutan pemain kuota Asia.

“Federasi Bola Voli Korea (KOVO) menghapus seleksi dan draft Kuota Asia mulai musim 2026/2027, beralih ke sistem free agent. Diperkirakan bahwa perang penawaran yang sengit akan terjadi begitu Mega mengumumkan kembalinya ke V-League,” tulis Sports DongA.

“Namun, respons dari klub-klub V-League terhadap Mega tidak antusias. Dilaporkan bahwa mereka menarik diri dari perang penawaran karena kekhawatiran mengenai kondisi lutut kanan Mega,” lanjut laporan tersebut.

Jung Ho-young bersama Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic saat di Red Sparks
Sumber :
  • KOVO

Bahkan dari pihak internal, kondisi tersebut tidak sepenuhnya ditampik, meski tetap ada optimisme soal kesiapan Megawati saat musim dimulai.

“Seorang pejabat dari pihak Mega mengakui bahwa lutut kanannya tidak dalam kondisi baik tetapi mengklaim bahwa tidak akan ada masalah dengan pemulihan pada bulan Oktober ini, ketika musim 2026-2027 dimulai,” tambah Sports DongA.

Situasi ini berdampak langsung pada peluang reuni dengan Red Sparks.

Klub yang sebelumnya disebut sebagai tujuan utama kini dikabarkan mulai mencari alternatif lain.

Pelatih Ko Hee-jin bahkan disebut memantau pemain asal China sebagai opsi baru untuk memperkuat tim.

Di tengah ketidakpastian tersebut, Hyundai Hillstate muncul sebagai satu-satunya tim yang masih membuka peluang merekrut Megawati. 

Namun, keputusan akhir masih menunggu kepastian kondisi fisiknya.

“Posisi Hyundai Hillstate adalah mereka akan menandatangani kontrak setelah mereka yakin dengan kesehatan Mega. Namun, jika kontrak dengannya gagal, mereka juga mempertimbangkan pemain dari Jepang, Tiongkok, dan Thailand,” tulis Sports DongA.

Laporan lain dari Sport Chosun juga menyebut Hillstate sebagai pihak yang paling serius melakukan pendekatan, terlebih setelah kehilangan pemain penting yang hengkang ke Pink Spiders. Meski demikian, keraguan tetap ada.

“Kekhawatiran terbesar Hillstate adalah apakah ia bisa menunjukkan kemampuan ofensif yang ia tunjukkan selama membela Red Sparks ke partai final 2024-2025 setelah mengalami cedera lutut,” beber Sport Chosun.

Terlepas dari situasi tersebut, rekam jejak Megawati di V-League tetap impresif.

Pada musim debut 2023/2024, ia sukses membawa Red Sparks menembus playoff untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.

Prestasinya berlanjut pada musim berikutnya dengan membawa tim mencapai final, sebuah pencapaian yang telah lama dinantikan klub.

Secara statistik, kontribusinya juga sangat menonjol.

Dalam dua musim, Megawati tampil dalam 67 pertandingan dengan total 1.538 poin dan tingkat keberhasilan serangan mencapai 46,01 persen.

Catatan ini menegaskan kualitasnya sebagai salah satu pemain kuota Asia terbaik di liga.

Setelah petualangannya di Korea, Megawati sempat menjajal pengalaman di kompetisi Eropa bersama Manisa BBSK, meski hanya di fase pramusim.

Ia kemudian kembali ke Indonesia dan tampil di Livoli Divisi Utama bersama Bank Jatim, sebelum melanjutkan kiprah di Proliga bersama Jakarta Pertamina Enduro.

Saat ini, fokusnya tertuju pada babak grand final Proliga 2026, sembari menanti kejelasan masa depan karier internasionalnya.

Dengan berbagai dinamika yang terjadi, peluang Megawati untuk kembali ke V-League masih terbuka, tetapi mungkin tidak lagi semulus sebelumnya. 

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:14
02:02
02:22
03:40
01:47
05:18

Viral