- GS Caltex
Fans V League Sebut Hukuman untuk Ahn Hye-jin yang Tertangkap Sedang Mengamudi dalam Keadaan Mabuk Tidak Sepadan
tvOnenews.com - Federasi bola Voli Korea Selatan (KOVO) akhirnya menjatuhkan hukuman untuk setter tim juara V League musim ini, Ahn Hye-jin, yang tersandung kasus hukum cukup serius.
Sebagai informasi, pada tanggal 16 April lalu Ahn Hye-jin terkena razia lalu lintas dan diketahui sedang mengemudi dalam keadaan mabuk.
Hal itu pun langsung mendapatkan sorotan dari publik termasuk para penggemar V League atau Liga Voli Korea.
- GS Caltex
Selama penyelidikan berlangsung, namanya dicoret dari seleksi tim nasional dan status free agent membuatnya tanpa klub.
Atas kejadian itu, KOVO pun bertindak cepat dan menggelar sidang dengan Komite Disiplin pada tanggal 27 di Mapo-gu, Seoul.
Dalam sidang tersebut, Ahn menyampaikan klarifikasi langsung di hadapan Komite Disiplin KOVO.
KOVO kemudian menjatuhkan sanksi berupa "peringatan keras dan denda sebesar 5 juta won" sesuai regulasi disiplin yang berlaku.
Melansir dari laman Newsis, Komite Disiplin memaparkan sejumlah pertimbangan yang meringankan sebelum menjatuhkan hukuman.
"Meskipun pelanggaran Undang-Undang Lalu Lintas Jalan merupakan tindakan antisosial yang serius dan layak mendapat hukuman berat, kami mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk konsentrasi alkohol yang relatif rendah yaitu 0,032%, fakta bahwa ia secara sukarela melaporkan insiden tersebut kepada klub dan federasi segera setelah kecelakaan, penyesalan dan refleksinya yang mendalam, fakta bahwa ia secara efektif menerima skorsing satu tahun karena tidak menandatangani kontrak sebagai pemain bebas, dan pengucilannya dari tim nasional."
Seorang pejabat KOVO menambahkan alasan kegagalan Ahn menandatangani kontrak turut dipertimbangkan dalam putusan akhir.
"Komite Disiplin memandang kegagalan Ahn Hye-jin untuk menandatangani kontrak sebagai pemain bebas tidak terlepas dari insiden ini," menambahkan, "Ada pendapat bahwa menambahkan tindakan disiplin lebih lanjut mungkin agak berlebihan."
Namun, keputusan hukuman untuk Ahn Hye-jin memicu gelombang kritik dari penggemar V-League.
Putusan tersebut memantik reaksi luas dari publik dan memunculkan perdebatan soal standar disiplin atlet profesional.
Sebagian penggemar menilai keringanan itu tidak sebanding dengan dampak sosial dari pelanggaran tersebut.
Perbincangan pun kini melebar pada konsistensi penegakan aturan di kompetisi V Legue.
(akg)