- tvOnenews
115 Atlet Tenis Meja Terbaik Bersaing dalam Kompetisi Antar Klub Asia Tenggara di Bandung
Menariknya, kategori yang sebelumnya hanya diikuti klub dalam negeri kini berkembang menjadi kompetisi internasional dengan kehadiran 11 tim, termasuk dua tim asal Singapura, Xiaobaiqiu A dan Xiaobaiqiu B.
Di sisi lain, Ketua Panitia Pelaksana Yon Mardiyono berharap turnamen ini tak hanya sekadar memperebutkan gelar juara, tapi juga memperkenalkan tenis meja pada akar rumput.
"Turnamen ini bukan sekadar kompetisi biasa. Ini adalah 'Konferensi Meja Hijau', sebuah gerakan nyata dari level akar rumput untuk membuktikan bahwa ketika organisasi formal sedang menghadapi berbagai dinamika, gairah dan prestasi tenis meja harus tetap hidup melalui kemandirian klub-klub," kata Yon.
Mantan atlet nasional tersebut juga menyoroti masih adanya persoalan dualisme organisasi di sejumlah cabang olahraga yang dinilai menghambat pembinaan dan prestasi atlet.
"Kita masih menghadapi berbagai persoalan yang menyumbat perkembangan olahraga prestasi. Sengketa kepengurusan di beberapa cabang olahraga menjadi hambatan yang berkepanjangan. Atlet membutuhkan ruang bertanding yang merdeka tanpa dibayangi konflik organisasi. Organisasi olahraga sejatinya dibentuk untuk kepentingan atlet, bukan sebaliknya," tegasnya.