- Asian Volleyball
Babak Belur Dihajar Timnas Voli Indonesia di Final AVC Men's Cup 2026, Media Korea Ekspos Kelemahan Shin Ho-jin Cs
tvOnenews.com - Tim Nasional Voli Korea Selatan harus menelan pil pahit di partai final AVC Men's Cup 2026 saat menghadapi Timnas Voli Indonesia.
Anak asuh Issanaye Ramires itu gagal membawa pulang gelar AVC Men's Cup 2026 setelah kalah tiga set langsung dari Timnas Voli Indonesia di partai final.
Dalam laga yang berlangsung di Ahmedabad, India, Minggu (20/6/2026) Korea harus mengakui keunggulan Farhan Halim Cs dengan skor 0-3 (32-34, 16-25, 23-25).
- Asian Volleyball
Hasil tersebut menjadi pukulan telak bagi Korea yang sebelumnya dijagokan keluar sebagai juara usai menyingkirkan Bahrain pada babak semifinal.
Apalagi, Korea datang dengan kepercayaan diri tinggi karena berhasil mengalahkan Indonesia 3-0 pada fase grup enam hari sebelum partai puncak.
Set pertama menjadi titik balik pertandingan setelah Korea gagal mempertahankan keunggulan yang sudah mereka bangun sejak pertengahan set dan secara mengejutkan kena comeback dari Timnas Voli Indonesia.
Memasuki set kedua, permainan Korea semakin menurun akibat kesulitan menghadapi tekanan servis Timnas Voli Indonesia.
Tiga ace beruntun dari Boy Arnez Arabi membuat Korea kehilangan momentum dan gagal bangkit hingga tertinggal dua set.
Set penutup juga berjalan ketat, tetapi Indonesia tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang penting pada poin-poin akhir.
- Asian Volleyball
Hasil tersebut pun membuat salah satu media Korea yakni Yonhap news menyoroti penyebab kekalahan tersebut sekaligus mengungkap sejumlah kelemahan dari Shin Ho-jin Cs yang terlihat sepanjang pertandingan.
Mereka menilai rapuhnya penerimaan service menjadi salah satu penyebab utama kekalahan tim nasional mereka.
Korea tercatat menerima tujuh service ace dari Indonesia serta melakukan 23 kesalahan sendiri sepanjang pertandingan.
"Penerimaan servis Korea Selatan sangat goyah, kebobolan tujuh service ace dari Timnas voli Indonesia saja. Mereka juga mencatatkan 23 kesalahan yang mengejutkan," tulis Yonhap.
Bagi Yonhap, buruknya penerimaan service para pemain Korea di laga tersebut membuat mereka kesulitan untuk membangun serangan.
Hal itu juga yang membuat hitter andalan mereka yakni Shin Ho-jin yang menjadi pencetak angka terbanyak Korea hanya bisa mengumpulkan 15 poin, disusul Jeong Han-yong dan Lim Jae-young yang sama-sama mengoleksi 12 poin.
(akg)