- Facebook SAVA
Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Ungkap Biang Kerok Garuda Pertiwi Kalah dari Vietnam di SEA V Cup 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh mengungkapkan alasan Garuda Pertiwi menelan kekalahan melawan Vietnam di laga lanjutan SEA V Cup 2026 di Dong Anh Gymnasium, Hanoi, Sabtu (1/8/2026).
Timnas Voli Putri Indonesia kembali harus menelan kekalahan pada putaran pertama SEA V Cup Putri 2026. Setelah sebelumnya tumbang dari Thailand, skuad Garuda Pertiwi kini dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah Vietnam dengan skor 1-3 (25-20, 15-25, 19-25, dan 20-25).
Usai pertandingan, Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh, mengungkap faktor utama yang membuat Garuda Pertiwi gagal mengamankan kemenangan. Menurutnya, Indonesia tampil baik pada awal laga, tetapi kehilangan momentum akibat banyak melakukan kesalahan sendiri di poin-poin krusial.
“Timnas putri memulai pertandingan dengan baik dan berhasil memenangi set pertama. Namun, Vietnam tampil lebih konsisten pada set-set berikutnya, sementara Indonesia masih melakukan kesalahan sendiri pada poin-poin penting,” kata Luciana Taroreh.
Pernyataan tersebut sejalan dengan jalannya pertandingan. Setelah kehilangan set pertama, Vietnam meningkatkan kualitas servis dan pertahanan blok sehingga mampu meredam serangan-serangan Indonesia yang sebelumnya cukup efektif.
Marcos Sugiyama juga berupaya mengubah ritme permainan melalui sejumlah pergantian pemain. Venisa Dwi Oktaviani dan Syelomitha Wongkar sempat diturunkan untuk memperkuat lini serang, sementara pada set keempat Medi Yoku dipindahkan dari posisi outside hitter menjadi opposite hitter demi menambah daya dobrak.
Perubahan komposisi tersebut belum mampu membalikkan keadaan. Vietnam tetap tampil solid, terutama dalam membangun blok pertahanan yang berulang kali menghasilkan poin langsung dan membuat Indonesia kesulitan mengembangkan permainan.
Pada set keempat, Indonesia sempat memperkecil ketertinggalan hingga 15-18 setelah Arneta Putri masuk menggantikan Tisya Amallya di posisi setter. Namun, Vietnam tetap mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 25-20.
Luciana menegaskan hasil ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi tim pelatih sebelum menghadapi laga berikutnya. Indonesia masih memiliki kesempatan memperbaiki performa saat menghadapi Filipina pada pertandingan terakhir putaran pertama.
“Hasil ini menjadi evaluasi bagi tim untuk terus memperbaiki performa dan mempersiapkan pertandingan selanjutnya melawan Filipina,” ujarnya.
(nad)