news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Voli Putri Indonesia (putih) melawan Filipina di SEA V Cup 2026..
Sumber :
  • Facebook SAVA

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia Bongkar 3 PR Besar Garuda Pertiwi Usai Finis Ketiga di Leg 1 SEA V Cup 2026

Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh mengungkapkan bahwa skuad Garuda Pertiwi memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera ditangani, usai meraih peringkat ketiga di leg pertama SEA V Cup 2026 Putri.
Senin, 3 Agustus 2026 - 09:47 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Timnas Voli Putri Indonesia, Luciana Taroreh mengungkapkan bahwa skuad Garuda Pertiwi memiliki sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera ditangani, usai meraih peringkat ketiga di leg pertama SEA V Cup 2026 Putri.

Timnas Voli Putri Indonesia berhasil menduduki peringkat ketiga di leg 1 SEA V Cup 2026 putri, usai mengalahkan Filipina di laga terakhir yang berlangsung di Dong Anh Gymnasium, Hanoi, Vietnam, Minggu (2/8/2026).

Saat itu Skuad Merah Putih mampu bangkit dari ketertinggalan satu set untuk menundukkan Filipina dengan skor 3-1 (25-20, 19-25, 22-25, 16-25). Hasil tersebut menjadi kemenangan perdana Indonesia pada seri Vietnam sekaligus memastikan finis di peringkat ketiga klasemen dengan raihan tiga poin.

Meski berhasil menutup putaran pertama dengan hasil positif, namun Luciana Taroreh selaku manajer Timnas Voli Putri Indonesia menegaskan pekerjaan rumah tim belum selesai. Menurutnya, kemenangan atas Filipina belum menjadi gambaran bahwa performa Indonesia sudah berada di level terbaik.

Sebelum laga terakhir berlangsung, Luciana mengungkapkan bahwa seluruh pemain datang ke SEA V Cup 2026 dengan target memperbaiki pencapaian musim lalu. Motivasi tersebut menjadi dorongan penting bagi tim setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Thailand dan Vietnam.

“Tim tentunya termotivasi untuk memperbaiki peringkat dibandingkan seri pertama tahun lalu,” kata Luciana, dilansir dari PBVSI.

Namun, Luciana menilai masih ada tiga aspek utama yang wajib menjadi fokus pembenahan sebelum putaran kedua digelar di Thailand. Evaluasi itu dinilai sangat penting apabila Indonesia ingin bersaing lebih kompetitif menghadapi lawan-lawan yang sama.

“Namun, ada tiga aspek yang masih harus terus dibenahi, yaitu konsistensi permainan, pengurangan unforced error, dan penguatan mental bertanding. Semoga pada putaran kedua hasilnya lebih baik lagi,” katanya.

Pernyataan tersebut bukan tanpa alasan mengingat Indonesia sebelumnya gagal mempertahankan performa saat menghadapi Vietnam. Setelah merebut set pertama, permainan Merah Putih menurun sehingga lawan mampu membalikkan keadaan dan menang 3-1.

Luciana juga menyoroti banyaknya kesalahan sendiri yang muncul pada momen-momen krusial ketika melawan tuan rumah. Menurutnya, faktor itu menjadi salah satu penyebab Indonesia gagal membawa pulang poin dari pertandingan tersebut.

“Timnas putri memulai pertandingan dengan baik dan berhasil memenangi set pertama. Namun, Vietnam tampil lebih konsisten pada set-set berikutnya, sementara Indonesia masih melakukan kesalahan sendiri pada poin-poin penting,” ujarnya.

Tinnas Voli Putri Indonesia pun wajib berbenah, karena Garuda Pertiwi akan kembali unjuk gigi di putaran kedua SEA V Cup 2026 yang akan berlangsung di Thailand pada 7-9 Agustus mendatang.

(nad)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:46
01:56
05:54
18:02
05:11
01:13

Viral