news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Atlet Renang Putri Indonesia, Masniari Wolf raih medali emas di SEA Games 2025.
Sumber :
  • Akuatik Indonesia

PB Akuatik Dukung Usulan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Buka Jalan Diaspora Berprestasi Bela Indonesia

Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB AI) mendukung gagasan pemerintah mengenai dwi kewarganegaraan terbatas bagi diaspora berprestasi.
Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:39 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia mendukung gagasan pemerintah mengenai dwi kewarganegaraan terbatas bagi diaspora berprestasi.

Pemerintah sebelumnya mengusulkan kewarganegaraan ganda terbatas melalui revisi Undang-Undang Kewarganegaraan untuk mengakomodasi diaspora dengan keahlian strategis.

Hal itu pun mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua Umum I Bidang Pembinaan Prestasi dan Sport Science PB Akuatik Indonesia, Wisnu Wardhana.

Kebijakan tersebut dinilai dapat membuka peluang bagi talenta berdarah Indonesia yang tumbuh dan berlatih di luar negeri untuk memperkuat Merah Putih di berbagai event olahraga internasional.

"Kami sangat mendukung gagasan kewarganegaraan dengan persyaratan khusus ini. Dari sisi olahraga, kami melihatnya sebagai sebuah terobosan pemerintah yang patut diapresiasi," kata Wisnu.

Namun, Wisnu menekankan jika penerapan pemberian dwi kewarganegaraan ini harus selektif dengan mempertimbangkan rekam prestasi dan potensi atlet dalam memperkuat Indonesia.

"Prestasinya tentu harus menjadi pertimbangan. Mereka harus memiliki kualitas dan potensi untuk membela Indonesia di SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade," ujarnya.

PB Akuatik memiliki pengalaman dengan atlet diaspora seperti Masniari Wolf dan Felix Viktor Iberle.

Atlet Renang Putri Indonesia, Masniari Wolf raih medali emas di SEA Games 2025
Sumber :
  • Akuatik Indonesia

Masniari berdarah Indonesia-Jerman dan berhasil meraih emas 50 meter gaya punggung putri pada tiga SEA Games berturut-turut.

Prestasi tersebut dicatat pada edisi 2021, 2023, dan 2025. Sementara Felix mencetak sejarah sebagai perenang Indonesia pertama yang meraih emas Kejuaraan Dunia Renang Junior.

Felix menjuarai nomor 50 meter gaya dada putra pada edisi 2023 di Netanya, Israel, lalu kembali meraih emas SEA Games 2025.

"Masniari dan Felix menjadi contoh bahwa kita memiliki talenta berdarah Indonesia yang berprestasi. Karena itu, talenta seperti ini perlu terus kita dukung," kata Wisnu.

Wisnu menegaskan kebijakan tersebut berbeda dengan naturalisasi atlet asing tanpa garis keturunan Indonesia.

Menurut dia, PB Akuatik saat ini lebih memprioritaskan pencarian talenta diaspora yang memiliki keterkaitan darah dengan Indonesia.

"Untuk saat ini kami masih mencari mereka yang memiliki darah Indonesia. Ini memberikan keyakinan kepada kami bahwa masih banyak diaspora lain yang dapat didukung dan berpotensi memperkuat tim Indonesia," ujarnya.

PB Akuatik juga memantau sejumlah perenang muda diaspora, terutama yang berada di Amerika Serikat.

Meski begitu, status diaspora bukan jaminan sang atlet bisa masuk tim nasional karena prestasi atlet dalam negeri tetap menjadi pertimbangan utama.

"Kami tidak mencari diaspora hanya karena mereka berada di luar negeri. Prestasinya harus menjanjikan. Kalau kualitasnya masih di bawah atlet nasional yang kami miliki, tentu perlu dipertimbangkan kembali," kata Wisnu.

(ant/akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:37
05:04
02:13
01:19
05:09
01:29

Viral