- Kolase tvOnenews.com / Instagram.com/gscaltexkixx / ChatGPT AI / KOVO
Rival Terberat Megawati Hangestri Akhirnya Ungkap Alasan Pilih Bertahan di Liga Voli Korea
tvOnenews.com - Rival Megawati Hangestri, Gyselle Silva, akhirnya mengungkap alasan di balik keputusannya untuk tetap bertahan di Liga Voli Korea. Setelah menjalani tiga musim bersama GS Caltex, pemain asal Kuba itu kembali memilih melanjutkan kariernya di V-League untuk musim berikutnya.
Silva merupakan salah satu rival terberat Megawati Hangestri dalam persaingan mencetak poin di Liga Voli Korea. Keduanya sama-sama berposisi sebagai opposite dan menjadi tumpuan utama serangan bagi klub masing-masing.
Persaingan Megawati dan Silva bahkan menjadi salah satu duel yang kerap mendapat perhatian dari penggemar voli Korea Selatan maupun media setempat.
- Instagram/hdecvolleyballteam
Pada musim 2023/2024, Megawati Hangestri dan Gyselle Silva bersaing ketat dalam daftar pencetak poin terbanyak V-League.
Silva tampil sebagai salah satu mesin poin GS Caltex. Namun, performa individunya belum mampu membawa tim melangkah lebih jauh. GS Caltex hanya finis di posisi keempat klasemen akhir dan gagal lolos ke babak playoff.
Persaingan keduanya kembali berlanjut pada musim berikutnya. Megawati Hangestri tetap menjadi salah satu pencetak poin tertinggi V-League 2024/2025 dan bahkan sempat menempati posisi ketiga dalam daftar top skor.
Sementara itu, Silva juga terus menunjukkan konsistensinya. Pemain yang terdaftar dengan nama Silva tersebut bahkan berhasil mencetak lebih dari 1.000 poin di musim reguler Liga Voli Korea selama tiga musim berturut-turut.
Catatan tersebut membuat masa depan Silva menjadi salah satu perhatian utama dunia voli Korea Selatan pada musim panas lalu.
Meski mendapat banyak tawaran dari klub-klub luar negeri, Silva akhirnya memutuskan tetap bersama GS Caltex. Keputusan tersebut membuatnya akan menjalani musim keempat secara beruntun di klub tersebut.
Dalam media day baru-baru ini, Silva mengungkap alasan utama di balik keputusannya.
Ternyata, keputusan Silva untuk bertahan di Korea Selatan tidak hanya berkaitan dengan kariernya sebagai atlet.
Ada alasan yang jauh lebih personal, yakni putrinya, Siana, yang sangat ia sayangi.
Siana sendiri sudah cukup dikenal oleh para penggemar voli Korea Selatan. Ia kerap hadir menyaksikan pertandingan kandang GS Caltex di Gimnasium Jangchung, Seoul.
Silva juga baru-baru ini kembali ke tanah kelahirannya, Kuba, untuk pertama kalinya dalam dua tahun. Ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menghabiskan waktu bersama Siana dan ibunya.
Bagi Silva, keluarga menjadi salah satu sumber kekuatan terbesar dalam menjalani kariernya, meskipun kondisi ekonomi di Kuba masih menghadapi berbagai tantangan.
Silva pun mengungkapkan bahwa keputusan bertahan di GS Caltex terutama dibuat demi memberikan stabilitas bagi putrinya.
"Tetap bersama GS Caltex adalah pilihan terbaik bagi saya. Di atas segalanya, itu demi Siana," ungkapnya dilansir dari Yonhap.
Ia kemudian menjelaskan bahwa berpindah klub dan negara akan membuat Siana harus kembali beradaptasi dengan lingkungan baru.
"Jika dia pindah dari Korea ke negara lain, Siana harus memulai semuanya dari awal lagi di lingkungan baru. Ini murni naluri seorang ibu."
Siana diketahui lahir pada 2020 dan mulai tinggal di Korea Selatan pada 2023. Seiring waktu, Korea bahkan telah dianggapnya sebagai rumah sendiri.
Karena itu, Silva memilih mempertahankan lingkungan yang sudah nyaman bagi putrinya ketimbang menerima tawaran dari klub lain di luar negeri.
GS Caltex Sudah Seperti Keluarga
Namun, alasan Silva bertahan di Korea Selatan ternyata tidak berhenti pada faktor keluarga.
Memasuki penghujung kariernya sebagai pemain profesional, Silva mengaku sudah memiliki ikatan emosional yang kuat dengan GS Caltex.
Selama tiga musim membela klub tersebut, Silva merasa telah menemukan lingkungan yang membuatnya nyaman, baik bersama para pemain maupun staf.
Ia bahkan menyebut GS Caltex sebagai keluarga keduanya.
"Sebagai pemain, saya saat ini berada di bagian akhir karier saya. Namun, di sini di Korea, saya telah bertemu dengan 'keluarga bola voli' yang sempurna. Para pemain, staf, dan karyawan klub semuanya benar-benar terasa seperti keluarga bagi saya. Apakah ada alasan untuk pindah tim? Bagi saya, tim ini adalah pilihan terbaik."
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa keputusan Silva untuk bertahan di V-League merupakan kombinasi antara pertimbangan keluarga dan kecintaannya terhadap GS Caltex.
Di usia yang semakin matang, Silva juga mulai memikirkan bagaimana dirinya ingin mengakhiri karier profesionalnya.
Ketika ditanya mengenai bagaimana ia ingin dikenang oleh penggemar Korea Selatan dan putrinya, Siana, Silva memberikan jawaban penuh tekad.
"Saya ingin berhenti bermain voli tanpa penyesalan selagi saya masih bisa menunjukkan kemampuan luar biasa yang saya miliki sekarang. Saya tidak ingin menjadi pemain yang duduk di bangku cadangan menunggu digantikan karena kemampuan saya menurun. Saya ingin tetap menjadi pemain yang selalu memukul bola tinggi dengan kuat di lapangan dan berteriak lantang."
Silva ingin meninggalkan dunia voli ketika dirinya masih mampu tampil kompetitif di lapangan. Ia tidak ingin mengakhiri karier hanya karena kemampuannya telah menurun drastis.
- KOVO
Ia pun menegaskan bahwa keputusan pensiun akan datang ketika tubuhnya sudah tidak mampu lagi mengikuti tuntutan permainan.
"Jika saya tidak lagi bisa berlari di lapangan, saat itulah waktunya untuk pensiun. Bahkan jika musim mendatang benar-benar musim terakhir dalam karier voli saya, saya ingin menunjukkan bahwa saya menyelesaikan karier dengan baik di lapangan, memberikan yang terbaik. Saya ingin dikenang oleh Siana dan para penggemar sebagai 'Silva selalu menjadi pemain yang bersemangat di lapangan.'"
Dengan keputusan tersebut, Gyselle Silva kembali akan menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan dalam persaingan V-League musim mendatang.
Sementara itu, Megawati Hangestri juga memasuki musim baru bersama Hyundai Hillstate asuhan Kang Sung-hyung. Persaingan keduanya pun berpotensi kembali menjadi salah satu duel menarik yang menghiasi kompetisi V-League musim 2026/2027.