- NOC Indonesia
Gaet Desainer Ghea Panggabean, Seragam Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Makna Gorga dan Limar
Jakarta, tvOnenews.com - NOC Indonesia resmi merilis seragam yang akan digunakan Tim Indonesia di ajang Asian Games 2026. Kali ini, NOC Indonesia menggaet desainer kenamaan, Ghea Panggabean.
Sarinah sebagai kurator desain bersama Mills selaku Official Apparel Partner menggandeng Ghea Fashion Studio untuk menghadirkan apparel yang akan dikenakan kontingen Indonesia pada ajang Asian Games 2026.
Kolaborasi tersebut menghasilkan desain yang tidak hanya mengedepankan tampilan modern, tetapi juga memasukkan unsur wastra Nusantara melalui motif Gorga dan Limar.
Gorga yang merupakan seni ukir tradisional khas Toba menjadi salah satu elemen utama pada seragam tanding atlet, dengan bentuk yang dibuat lebih tegas untuk menciptakan kesan kuat dan tangguh.
Motif tersebut memiliki makna kekuatan dan perlindungan, sekaligus menjadi simbol keberanian para atlet Indonesia ketika menghadapi persaingan di arena pertandingan.
Sementara itu, kain Limar khas Sumatera Selatan turut digunakan untuk melengkapi identitas visual apparel Tim Indonesia di Asian Games 2026.
Limar dipilih sebagai perlambang kehormatan, keunggulan, dan kemuliaan, sedangkan permainan warna serta gradasinya menggambarkan keberagaman para atlet yang bersatu dalam satu kontingen.
Seluruh konsep tersebut membawa semangat utama "Woven by Hope. Strengthened by the Same Spirit. Carrying Indonesia in Every Step." yang menjadi napas dalam rancangan apparel Tim Indonesia.
Peluncuran apparel ini sekaligus menjadi momen spesial bagi Ghea Panggabean karena bertepatan dengan 45 tahun dedikasinya dalam merawat dan mengembangkan wastra Nusantara.
Perancang tersebut juga untuk pertama kalinya memasuki ranah busana olahraga melalui proyek yang dipersembahkan sebagai bentuk kontribusi bagi Indonesia.
"Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, sedangkan Limar merepresentasikan kehormatan dan keunggulan. Bersama-sama, keduanya menjadi nyawa utama yang mewujudkan semangat para atlet Tim Indonesia di arena," kata Ghea.
"Fokus utama kami saat merancangnya adalah agar saat atlet kita melangkah ke arena, mereka tidak hanya merasa kuat dan percaya diri, tetapi juga bangga membawa keanggunan serta identitas Nusantara," ujar Ghea Panggabean.
Chief de Mission Tim Indonesia Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Todotua Pasaribu juga berharap apparel tersebut mampu menumbuhkan rasa bangga para atlet ketika menjalankan tugas membawa nama Indonesia.
"Kita bertanding sebagai satu kesatuan kontingen yang dikuatkan oleh semangat pantang menyerah dan rasa persatuan yang sama. Atlet sudah memberikan begitu banyak waktu dan tenaga untuk berlatih," kata Todotua.
"Tugas kami adalah memberikan dukungan terbaik di luar arena, agar mereka bisa fokus bertanding. Dari jersey ini, kami berharap para atlet ada rasa bangga untuk bertarung dengan kepala tegak untuk mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026," kata Todotua.
Ketua Umum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari menilai apparel Tim Indonesia memiliki fungsi lebih luas daripada sekadar pakaian yang digunakan selama pertandingan.
"Apparel Tim Indonesia bukan sekadar pakaian yang dikenakan para atlet, tetapi juga representasi identitas dan kebanggaan bangsa. Kolaborasi Sarinah, Ghea Fashion Studio, dan Mills menghadirkan kekayaan wastra Nusantara dalam bentuk yang modern dan relevan dengan kebutuhan atlet," kata Okto, sapaan Raja Sapta Oktohari.
"Ini menjadi simbol bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan mampu kita bawa bersama ke panggung dunia," ujar Okto.