- Tangkapan layar Voli Insight ID
Sahabat Megawati Hangestri Kembali ke Timnas Korea Selatan, Pikul Beban Berat Jelang Asian Games
Status sebagai pemain pengganti membuat Jung Ho-young menyadari bahwa dirinya membawa ekspektasi tersendiri. Ia pun mengaku merasakan tekanan untuk membuktikan kemampuannya ketika mendapat kesempatan bermain.
"Karena saya masuk sebagai pemain pengganti, saya tahu ada ekspektasi tinggi terhadap saya, jadi memang benar saya bermain dengan sedikit tekanan."
Meski demikian, Jung Ho-young tidak ingin terbebani dengan perbandingan terhadap Lee Ju-ah yang sebelumnya mengisi posisi tersebut. Ia menilai keduanya memiliki karakter permainan yang berbeda dan bertekad menunjukkan kualitasnya sendiri.
- KOVO
"Ju-ah dan saya memiliki pesona yang berbeda. Saya akan melakukan yang terbaik untuk menunjukkan gaya unik saya sendiri di lapangan."
Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, tim voli putri Korea Selatan juga berupaya mengembangkan variasi serangan. Mereka tidak ingin terlalu bergantung pada pemain sayap atau wing spiker dan mulai memberikan peran lebih besar kepada pemain tengah.
Kondisi tersebut membuat Jung Ho-young memiliki tanggung jawab penting sebagai middle blocker.
Ia dituntut tidak hanya efektif dalam serangan cepat dari tengah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pertahanan melalui blok.
"Saya tahu persis apa yang diharapkan pelatih dari seorang pemain tengah, dan saya harus membuktikannya," kata pemain Pink Spiders tersebut.
"Karena serangan di tengah menjadi lebih penting, saya harus bergerak aktif di tengah untuk membantu penyerang dari sisi lapangan. Selain itu, karena pemain tengah adalah titik pertama yang disentuh bola saat melakukan blok, saya akan menciptakan situasi yang memungkinkan pemain bertahan di barisan belakang untuk melakukan penyelamatan bola dengan nyaman."