news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung.
Sumber :
  • KOVO

Sudah Datangkan Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Masih Dibayangi Keresahan Ini Jelang V-League

Hyundai Hillstate bersiap menghadapi V-League musim baru dengan kekuatan Megawati Hangestri, tetapi pelatih Kang Sung-hyung masih menyimpan sejumlah resah.
Jumat, 18 September 2026 - 11:36 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Hyundai Hillstate melakukan perubahan besar untuk menghadapi kompetisi V-League musim mendatang. Setelah kehilangan sosok sentral Yang Hyo-jin yang memutuskan pensiun, Hyundai Hillstate kini mengandalkan kekuatan serangan dari sektor sayap dengan mendatangkan Jordan Wilson dan Megawati Hangestri.

Di sektor voli putri Korea Selatan, Hyundai Hillstate dikenal sebagai salah satu tim yang secara konsisten mampu bersaing dalam perebutan gelar juara.

Meski pernah mengakhiri musim 2020-2021 di posisi terbawah, mereka mampu bangkit secara luar biasa pada musim berikutnya.

Megawati hangestri bersama pemain Hyundai Hillstate
Sumber :
  • Instagram @hdecvolleyballteam

Klub yang bermarkas di Suwon itu mencatat persentase kemenangan mencapai 90 persen pada musim tersebut, dengan 27 kemenangan dan hanya tiga kekalahan. Catatan itu menjadi salah satu rekor terbaik dalam sejarah V-League. Dalam lima musim terakhir, mereka juga konsisten mengakhiri fase reguler di posisi pertama atau kedua.

Transformasi Hyundai Hillstate menjadi salah satu tim yang selalu diperhitungkan tidak terlepas dari peran Kang Sung-hyung. Ia mulai menjabat sebagai pelatih kepala Hyundai E&C pada Maret 2021 dan kemudian membawa tim tersebut meraih gelar juara Liga Voli Korea pada musim 2023-2024.

Kang juga dikenal sebagai salah satu sosok penting dalam perkembangan voli putri Korea Selatan. Ia mulai terlibat lebih jauh di level nasional pada 2019 ketika dipercaya menjadi pelatih kepala tim nasional voli putri.

Kini, Kang kembali dihadapkan pada tantangan besar. Persiapan Hyundai E&C menuju musim baru terus dilakukan dengan waktu kurang dari 50 hari sebelum kompetisi dimulai.

Pelatih berusia 56 tahun mengungkapkan tekadnya untuk kembali membawa tim bersaing di papan atas.

“Tahun lalu, orang-orang mengatakan akan sulit, tetapi kami mengatasi rintangan dan finis di posisi kedua di liga reguler. Meskipun situasinya sulit lagi tahun ini, saya berniat untuk menghadapi tantangan sekali lagi,” ujarnya dilansir dari Seoul Shinmun.

Ia menambahkan, “Ada banyak perubahan, tetapi jika apa yang telah saya rencanakan berjalan dengan baik, kami sepenuhnya mampu bersaing untuk memperebutkan gelar juara.”

Perubahan yang dimaksud Kang bukan sekadar pergantian beberapa pemain. Hyundai Hillstate harus melakukan penyesuaian besar setelah Yang Hyo-jin pensiun pada akhir musim lalu.

Yang Hyo-jin merupakan salah satu pemain paling penting dalam sejarah Hyundai E&C. Ia memperkuat klub tersebut selama 19 musim dan menjadi tumpuan utama permainan tim, terutama berkat postur tubuhnya yang tinggi serta kontribusinya di sektor tengah.

Kepergiannya membuat Hyundai E&C harus menyusun kembali pola permainan yang selama ini telah menjadi identitas mereka.

“Hyo-jin memainkan peran penting, tetapi saya khawatir tinggi badan kami telah berkurang,” kata Kang.

Ia kemudian menjelaskan perubahan strategi yang akan diterapkan pada musim mendatang.

“Sekarang, kami berencana untuk memainkan gaya voli di mana kami mencetak banyak poin dari sisi lapangan.”

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Hyundai E&C mendatangkan pemain asing asal Amerika Serikat, Jordan Wilson (23), serta opposite spiker asal Indonesia, Megawati Hangestri (27), melalui draft kuota Asia.

Kehadiran kedua pemain tersebut diharapkan mampu mengalihkan sumber serangan Hyundai Hillstate dari sektor tengah ke area sayap. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya klub untuk beradaptasi setelah kehilangan Yang Hyo-jin.

Kang Sung-hyung pun mengaku antusias menyambut perubahan tersebut meski menyadari adanya tantangan yang harus dihadapi, meski sudah punya Megawati Hangestri.

"Meskipun ada tantangan dengan perubahan pemain, saya juga bersemangat dengan gaya voli yang berbeda," ujar Kang.

Ratu blok Korea Selatan, Yang hyo-jin berseragam Hyundai Hillstate.
Sumber :
  • KOVO

Jika sebelumnya Hyundai E&C memiliki kekuatan yang cukup menonjol dalam aspek pertahanan, Kang kini ingin timnya tampil lebih agresif. Perubahan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan permainan yang lebih atraktif, tetapi juga membawa hasil yang lebih baik.

Tekad tersebut semakin besar setelah Hyundai E&C mengalami periode yang cukup mengecewakan dalam dua musim terakhir. Setelah menjadi juara liga terpadu pada musim 2023-2024, mereka hanya mampu finis sebagai runner-up di fase reguler dan gagal mencapai final dalam dua musim secara beruntun.

"Para pemain perlu mendapatkan pengalaman dan berkembang melalui seri kejuaraan, jadi sangat disayangkan kami tidak bisa mencapai final," kata Kang.

Ia menambahkan, "Kami akan bekerja lebih keras kali ini untuk melampaui hasil sebelumnya."

Salah satu permasalahan lainnya adalah, Hyundai Hillstate sendiri menjadi salah satu klub yang menyumbang cukup banyak pemain untuk tim nasional voli putri Korea Selatan di ajang Asian Games 2026.

Tiga pemain mereka, yakni Lee Ye-rim, Kim Da-in, dan Na Hyun-soo, menjadi bagian dari skuad yang mendapat perhatian dalam persiapan menuju ajang tersebut.
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
03:39
04:40
22:09
07:46
08:33

Viral