- NOC Indonesia
Asian Games 2026: Teqball dan Modern Pentathlon Melaju ke Partai Final, Tim Indonesia Berpeluang Raih Dua Medali Emas
tvOnenews.com - Tim Indonesia berpeluang meraih dua medali emas pada Minggu (20/9/2026) setelah cabang olahraga Teqball dan Modern Pentathlon nomor tunggal putri berhasil melangkah ke partai final di Asian Games 2026.
Sebelumnya, di cabor Modern Pentathlon nomor tunggal putri wakil Indonesia yakni berhasil finis di peringkat ke-8 babak semifinal A dengan torehan 1351 poin.
Catatan itu membuatnya melangkah ke partai final dan akan bertarung dengan 16 atlet lainnya untuk memperebutkan medali emas.
- NOC Indonesia
Terbaru, Atlet Teqball Indonesia yakni Sumaya yang baru saja mengamankan satu tempat di partai final usai meraih kemenangan atas wakil India, Quimcy Joaquim Dsouza, Sabtu (19/9/2026) pagi hari tadi WIB.
Hal tersebut membuat Sumaya sudah dipastikan meraih medali pada gelaran asian games 2026 ini.
Namun, ia masih harus bertarung sekali lagi untuk bisa meraih medali emas di cabri Teqball tunggal putri besok Minggu (20/9/2026).
Terkait dua peluang medali emas tersebut, Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menyambutnya dengan positif.
"Ini kan awal pertandingan, dapat semangat yang positif. Kalau final itu targetnya pertama, kalau kepleset yang kedua. Jadi, kami targetkan yang pertama dulu," ujar Oktohari.
"Artinya ada peluang dua emas untuk Indonesia besok, dari pentathlon dan teqball. Setelah itu juga ada semifinal putra teqball," katanya.
- NOC Indonesia
Oktohari mengajak masyarakat Indonesia untuk terus memberikan dukungan dan doa kepada para atlet yang akan bertanding.
"Sekarang kita mengharapkan doa dari masyarakat Indonesia. Dari doa itu, apa yang tidak mungkin bisa kejadian," tutur Oktohari.
Sementara itu, Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia Todotua Pasaribu mengatakan keberhasilan dua cabang olahraga tersebut melaju ke final menjadi kabar positif bagi kontingen Indonesia.
Terlebih, teqball sebelumnya tidak menjadi salah satu cabang yang terlalu diperhitungkan dalam proyeksi perolehan medali.
"Ada olahraga yang masuk final, women pentathlon dan kemudian tadi pagi teqball masuk final. Sebelumnya tidak terlalu dihitung, tetapi ini surprisingly," ujar Todotua.
Menurutnya, keberhasilan tersebut dapat menjadi tambahan semangat bagi cabang olahraga lainnya untuk memberikan kejutan selama Asian Games 2026.
"Harapan berikutnya ini bisa jadi semangat bagi cabang olahraga yang lain bisa memberikan surprise, sehingga kita bisa melebihi target," katanya.
Ia berharap peluang tersebut dapat berujung pada medali emas pertama Indonesia di Aichi-Nagoya.
"Sehingga tanggal 20, bisa emas medali pertama kita dari pentathlon dan teqball,” ujar Todotua.
(akg)