news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas voli putri korea selatan di Women's Volleyball Continental Tianjin 2026..
Sumber :
  • Instagram/avcvolley

Gagal Raih Medali Lagi Asian Games, Media Korea Singgung Hilangnya Sosok Kim Yeon-koung

Tim voli putri Korea Selatan kembali gagal meraih medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. media Korea mengaitkan dengan absennya legenda, Kim Yeon-koung.
Rabu, 23 September 2026 - 09:55 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Tim voli putri Korea Selatan kembali gagal meraih medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hasil tersebut menjadi catatan buruk karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, Korea Selatan gagal naik podium dalam dua edisi Asian Games secara beruntun.

Korea Selatan yang menempati peringkat ke-28 dunia harus mengakui keunggulan Thailand dalam pertandingan perebutan medali perunggu. Bertanding di Park Arena Komaki, Prefektur Aichi, Jepang, pada 22 September, tim asuhan Cha Sang-hyun kalah tiga set langsung dengan skor 20-25, 19-25, 23-25.

Kekalahan tersebut membuat Korea Selatan harus puas berada di posisi keempat. Sehari sebelumnya, mereka juga mengalami kekalahan telak 0-3 dari Jepang yang menempati peringkat keenam dunia pada babak semifinal.

Timnas Voli Putri Korea Selatan di VNL 2025
Sumber :
  • volleyballworld.com

Sementara itu, Thailand datang ke pertandingan perebutan medali perunggu dengan status juara Kejuaraan Asia 2026. Mereka juga telah memastikan tiket otomatis menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Bagi Korea Selatan, kegagalan tersebut menjadi kali ketiga mereka tidak mampu membawa pulang medali sejak voli putri resmi dipertandingkan di Asian Games Jakarta 1962.

Sebelumnya, Korea Selatan finis di posisi kelima pada Asian Games Doha 2006 dan kembali menempati peringkat kelima di Asian Games Hangzhou 2022. Namun, pada edisi Aichi-Nagoya 2026, mereka kembali gagal naik podium dan harus puas di posisi keempat.

Media Korea pun menilai hasil tersebut sebagai sebuah kemunduran besar bagi tim nasional.

"Secara khusus, dengan kegagalan meraih medali ini, ia mengalami penghinaan karena gagal meraih medali di dua Asian Games berturut-turut untuk pertama kalinya dalam sejarah," tulis Xsports News.

Absennya Kim Yeon-koung Jadi Sorotan

Di tengah sorotan terhadap performa Korea Selatan, media setempat juga mengaitkan penurunan prestasi tim nasional dengan tidak adanya Kim Yeon-koung.

Legenda voli Korea Selatan tersebut telah pensiun dari tim nasional setelah Olimpiade Tokyo 2020 yang digelar pada 2021. Sejak saat itu, Korea Selatan belum mampu kembali mencapai prestasi serupa di Asian Games.

"Sejak pensiunnya Kim Yeon-kyung, tim voli putri Korea Selatan gagal meraih medali di Asian Games selama dua turnamen berturut-turut," tulis Yonhap.

"Setelah memenangkan emas di Asian Games Incheon 2014 dan perunggu di Asian Games Jakarta-Palembang 2018, Korea Selatan finis di peringkat kelima di Asian Games Hangzhou 2022 dan gagal mencapai podium di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ini menandai pertama kalinya sebuah tim gagal meraih medali di dua Asian Games berturut-turut."

Yonhap juga menyoroti sederet pencapaian Korea Selatan ketika Kim Yeon-koung masih menjadi bagian dari tim nasional. Pemain yang dikenal sebagai salah satu ikon terbesar voli Korea itu memperkuat Taegeuk Warriors sejak 2005 hingga 2021.

"Ini menunjukkan betapa besarnya kehilangan Kim Yeon-koung. Kim Yeon-koung mengenakan seragam Taegeuk dari tahun 2005 hingga 2021, di mana tim voli putri Korea meraih berbagai prestasi, termasuk mencapai semifinal Olimpiade London 2012, medali emas di Asian Games Incheon 2014, perempat final Olimpiade Rio 2016, dan semifinal Olimpiade Tokyo 2020.

Ketika Kim Yeon-koung masih memperkuat tim nasional, Korea Selatan juga mampu mempertahankan tradisi meraih medali di Asian Games.

Pada Asian Games Guangzhou 2010, Korea Selatan membawa pulang medali perak setelah kalah tipis 2-3 dari China pada pertandingan final. Empat tahun kemudian di Incheon, Korea Selatan berhasil merebut medali emas setelah mengalahkan China 3-0. Kim Yeon-koung menjadi pemain dengan perolehan poin tertinggi Korea Selatan pada laga tersebut dengan 26 poin.

Prestasi tersebut berlanjut di Asian Games Jakarta-Palembang 2018. Meski kalah dari Thailand pada semifinal, Korea Selatan mampu bangkit dan mengalahkan Jepang 3-1 dalam pertandingan perebutan medali perunggu. Kim Yeon-koung kembali tampil dominan dengan mencetak 32 poin sekaligus membawa timnya naik podium.

Kim Yeon-koung dan Megawati Hangestri di All Star V league
Sumber :
  • KOVO

Kim Yeon-koung juga menjadi bagian penting dari perjalanan Korea Selatan di Olimpiade Tokyo 2020. Dalam turnamen yang berlangsung pada 2021 tersebut, Korea Selatan berhasil mencapai semifinal.

Mereka memang gagal meraih medali setelah kalah dari Serbia dalam pertandingan perebutan perunggu. Namun, pencapaian tersebut tetap membuat Korea Selatan kembali mencapai semifinal Olimpiade setelah terakhir kali melakukannya di London 2012.

Setelah Olimpiade Tokyo 2020, Kim Yeon-koung memutuskan pensiun dari tim nasional. Sejak saat itu, Korea Selatan mengalami periode tanpa medali di Asian Games yang kini berlanjut hingga Aichi-Nagoya 2026.
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:41
06:14
10:34
05:18
05:03
02:32

Viral