news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi tinju.
Sumber :
  • Freepik/viarprodesign

Duel Tinju Devin Haney Vs Shakur Stevenson Makin Dekat, Masalah Berat Badan Mulai Terselesaikan

Duel tinju dunia antara Devin Haney melawan Shakur Stevenson kemungkinan akan digelar pada akhir 2026. Rumor ini mencuat setelah masalah berat badan mulai terselesaikan.
Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:23 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Duel tinju dunia antara Devin Haney melawan Shakur Stevenson kemungkinan akan digelar pada akhir 2026. Rumor ini mencuat setelah masalah berat badan mulai terselesaikan.

Melansir dari Ring Magazine, meski belum resmi diumumkan namun negosiasi kedua kubu memberikan sinyal positif setelah persoalan batas berat badan mulai menemukan titik temu. Alhasil duel antara Devin Haney  (33-0, 15 KO, 1 NC) vs Shakur Stevenson (25-0, 11 KO) kemungkinan akan digelar di Atlanta, Amerika Serikat pada 28 November 2026.

Bill Haney, ayah sekaligus pelatih Devin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan tawaran untuk menggelar pertarungan tersebut pada akhir November. 

“Pihak mereka telah ditantang untuk menerima pertarungan di kelas 145 pon dan menggelarnya pada 28 November di Atlanta,” kata Bill melalui kanal YouTube Tru Media Podcast.

“Tawaran untuk bertarung pada November sudah tersedia di meja,” tambahnya.

Sebelumnya, perbedaan keinginan mengenai batas berat badan menjadi salah satu masalah utama dalam negosiasi kedua petinju. Stevenson menginginkan pertarungan di kelas 144 pon dengan klausul rehidrasi maksimal 10 pon pada hari setelah penimbangan, sedangkan Haney mengusulkan batas 145 pon tanpa klausul tersebut.

Stevenson kemudian menyetujui usulan Haney, sehingga peluang terwujudnya duel ini semakin terbuka. Meski demikian, kedua pihak masih perlu menyelesaikan sejumlah detail sebelum pertarungan dapat diumumkan secara resmi.

Jika terealisasi, duel ini akan mempertemukan dua petinju elite Amerika Serikat yang sama-sama ingin memperkuat posisi mereka di dunia tinju. Stevenson memiliki rekor 25 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 11 kemenangan KO, sedangkan Haney mencatat 33 kemenangan, 15 KO, dan satu hasil tanpa keputusan.

Pertarungan ini bagi Stevenson juga berpotensi menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya. Sementara itu, Haney ingin kembali naik ring untuk menghadapi salah satu petinju terbaik dunia setelah terakhir bertanding pada November 2025.

Bill menilai duel tersebut menawarkan kesempatan besar bagi putranya untuk mencatat sejarah. 

“Ini akan menjadi kesempatan baginya untuk menjadi juara di lima divisi berbeda. Bagi kami, ini adalah langkah untuk menjadi petinju pound-for-pound terbaik di dunia,” lanjut Bill.

(nad)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:50
02:47
06:54
06:16
06:20
07:15

Viral