- KOVO
Dipuji sebagai Kuota Asia Terbaik di V-League, Zhong Hui Blak-blakan soal Peran Besar Ratu Voli Korea
tvOnenews.com - Pemain anyar Jung Kwan Jang Red Sparks, Zhong Hui, menjadi sorotan setelah tampil impresif pada ajang NH Nonghyup Yeosu Cup 2026.
Pevoli asal China tersebut langsung menunjukkan kontribusi besar dan mendapat pujian dari pelatihnya, Kwon Soon-chan.
Penampilan Zhong Hui semakin menarik perhatian karena ia pernah bermain bersama legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-koung.
- Instagram @red__sparks
Pengalaman tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan kariernya sebelum memulai tantangan baru di Liga Voli Korea.
Sebagai informasi, Zhong Hui sebelumnya memperkuat Shanghai Ubest, klub yang juga pernah dibela Kim Yeon-koung.
Saat bermain bersama, Zhong mengaku memperoleh banyak pelajaran dari mantan kapten tim nasional Korea Selatan tersebut.
Kim Yeon-koung dikenal sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah voli Korea Selatan.
Pengalaman dan kualitas permainannya menjadi sumber pembelajaran bagi Zhong Hui ketika keduanya berada dalam satu tim.
- KOVO
Zhong pun mengungkapkan kesedihannya setelah Kim Yeon-koung memutuskan pensiun. Meski demikian, pengalaman bermain bersama sang legenda tetap menjadi kenangan berharga yang bisa dibawanya saat berkarier di luar China.
"Kim Yeon-koung banyak mengajari saya ketika kami bermain bersama di tim yang sama. Saya menerima energi positif darinya. Dia adalah pemain yang unggul dalam banyak aspek. Saya banyak belajar darinya dalam berbagai hal saat bermain bersamanya," kata Zhong Hui, dilansir Sports Seoul.
Kini, Zhong Hui mencoba membuktikan kemampuannya bersama Red Sparks. Ia didatangkan sebagai pemain kuota Asia untuk memperkuat sektor serangan tim pada musim baru.
Debutnya di Yeosu Cup memberikan sinyal positif. Pada pertandingan Grup A melawan SOOP yang berlangsung di Gimnasium Jinnam, Yeosu, pada 13 Oktober 2026, Zhong membantu Red Sparks meraih kemenangan 3-0.
- Instagram.com/red__sparks
Ia mencetak 21 poin dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 55,17 persen. Torehan tersebut menjadi yang tertinggi di antara pemain kedua tim dalam pertandingan itu.
Kontribusi Zhong tidak berhenti pada sektor serangan. Pemain yang memiliki tinggi badan 184 sentimeter itu juga membukukan tiga poin blok, mencatat 17 penerimaan servis dengan efisiensi 35,29 persen, serta melakukan delapan penyelamatan.
Performa tersebut terasa semakin penting karena opposite spiker Vanja Bukilic tidak tampil akibat cedera.
Zhong mampu mengambil tanggung jawab besar dalam serangan dan membantu Red Sparks mengamankan kemenangan tanpa kehilangan satu set pun.
Pelatih Kwon Soon-chan pun memberikan pujian terhadap adaptasi pemain barunya tersebut. Ia menilai Zhong sebagai salah satu pemain terbaik di antara para pemain kuota Asia.
"Ini pertama kalinya saya melihat pemain asing beradaptasi secepat ini," ujar pelatih Kwon Soon-chan.
Zhong sendiri menyebut dukungan pelatih dan rekan-rekan setim membantunya beradaptasi. Pengalamannya sebagai kapten di klub sebelumnya juga membuatnya terbiasa menjalin komunikasi aktif dengan pemain lain.
“Rekan setim dan staf pelatih banyak membantu saya. Berkat mereka, saya bisa beradaptasi dengan cepat. Saya juga pernah menjabat sebagai kapten di tim sebelumnya. Itu memungkinkan saya untuk berkomunikasi lebih aktif,” dan menyatakan keinginannya untuk “memberikan energi positif kepada tim,” tukas Zhong Hui.
Pengalaman belajar dari Kim Yeon-koung kini menjadi bagian dari perjalanan Zhong Hui.
Setelah mencuri perhatian melalui penampilan gemilang di Yeosu Cup, ia memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya mampu menjadi andalan baru di kompetisi voli Korea Selatan. (asl)