news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gyselle Silva dalam pertandingan GS Caltex vs Hi-pass final KOVO Cup 2026..
Sumber :
  • KOVO

Rival Megawati Hangestri Sabet MVP, GS Caltex Akhiri Penantian 3 Tahun di KOVO Cup 2026

GS Caltex berhasil merebut gelar juara KOVO Cup 2026 setelah mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass dalam pertarungan lima set. Rival Megawati Hangestri raih MVP.
Senin, 19 Oktober 2026 - 01:19 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Rival Megawati Hangestri, Gyselle Silva, sukses membawa GS Caltex menjuarai KOVO Cup 2026 setelah menaklukkan Korea Expressway Hi-Pass dalam duel sengit lima set.

Tim yang berstatus juara V-League musim lalu itu harus berjuang hingga lima set sebelum memastikan kemenangan, dengan Gyselle Silva dan Kwon Min-ji tampil sebagai pemain kunci.

Keberhasilan ini sekaligus mengakhiri penantian GS Caltex selama tiga tahun untuk kembali mengangkat trofi KOVO Cup. Sementara itu, Silva, yang menjadi salah satu rival Megawati Hangestri di Liga Voli Korea, berhasil meraih penghargaan Most Valuable Player (MVP) berkat penampilan gemilangnya sepanjang turnamen.

Di bawah arahan pelatih kepala Lee Young-taek, GS Caltex mengalahkan Korea Expressway Hi-Pass yang diperkuat Moma Bassoko dengan skor 3-2 (25-23, 26-28, 18-25, 25-22, 15-5). Pertandingan final kategori putri KOVO Cup 2026 tersebut berlangsung di Gimnasium Yeosu Jinnam pada 18 Oktober.

GS Caltex di KOVO Cup 2026
Sumber :
  • GS Caltex

Gelar ini menjadi yang pertama bagi GS Caltex sejak terakhir kali menjuarai turnamen tersebut pada 2023. Tambahan trofi itu juga memperpanjang rekor mereka sebagai klub dengan gelar juara KOVO Cup putri terbanyak, yakni tujuh kali.

Menariknya, kedua tim yang bertanding di final kali ini sebelumnya juga berhadapan dalam perebutan gelar juara V-League musim lalu. Pertemuan tersebut kembali menyajikan persaingan ketat dengan kedua tim saling memberikan perlawanan hingga pertandingan harus ditentukan melalui set kelima.

GS Caltex mengawali pertandingan dengan baik dan berhasil mengamankan set pertama. Setelah kedudukan imbang 23-23, Tanacha menyumbangkan serangan cepat, sebelum Silva menuntaskan peluang melalui serangan balik yang membawa GS Caltex unggul 25-23.

Namun, momentum pertandingan kemudian beralih ke pihak Korea Expressway Hi-Pass. Tim tersebut berhasil merebut set kedua dengan skor tipis 28-26, kemudian melanjutkan keunggulan dengan memenangi set ketiga 25-18.

Tertinggal 1-2 dalam perolehan set, GS Caltex berada dalam situasi sulit karena harus memenangi set keempat untuk menjaga peluang meraih gelar juara.

Pada set keempat, GS Caltex berusaha bangkit melalui kontribusi Kwon Min-ji dan Silva. Keduanya membantu tim mencapai angka 20 lebih dahulu ketika pertandingan berlangsung ketat dengan skor 17-16.

Silva kemudian kembali menunjukkan ketajamannya melalui serangan balik yang menghasilkan poin penting. GS Caltex juga mendapatkan tambahan angka dari serangan cepat dan blok Oh Se-yeon, sebelum Silva menutup set tersebut dengan serangan terbuka untuk memastikan kemenangan 25-22.

Hasil itu membuat pertandingan berlanjut ke set penentuan. Pada set kelima, GS Caltex tampil jauh lebih dominan, sementara Korea Expressway Hi-Pass justru melakukan sejumlah kesalahan sejak awal.

Situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh GS Caltex untuk mengambil alih kendali pertandingan. Silva dan Kwon Min-ji kembali menjadi tumpuan serangan dengan terus menyumbangkan poin hingga GS Caltex menutup set kelima dengan kemenangan telak 15-5.

Gyselle Silva menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam pertandingan final tersebut dengan torehan 30 poin. Namun, Kwon Min-ji juga tampil luar biasa dan memberikan kontribusi besar terhadap keberhasilan GS Caltex.

Kwon mencatatkan 24 poin dengan tingkat keberhasilan serangan mencapai 62,86 persen. Catatan tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh pemain dari kedua tim dalam pertandingan final.

Sementara itu, Silva dinobatkan sebagai MVP KOVO Cup 2026 berkat penampilannya yang konsisten dan kontribusinya dalam membawa GS Caltex meraih gelar juara.

Di kubu lawan, Korea Expressway Hi-Pass harus kembali puas menjadi runner-up untuk tahun kedua secara beruntun. Padahal, pemain andalan mereka, Moma Bassoko, telah berusaha maksimal meski harus menahan rasa sakit pada lututnya.

Pevoli asal Kamerun berusia 33 tahun itu tetap mampu mencetak 31 poin dalam pertandingan final. Sayangnya, kontribusi tersebut belum cukup untuk membawa Korea Expressway Hi-Pass mengatasi perlawanan GS Caltex.

Pemain asing Korea Expressway Hi-Pass, Moma Bassoko.
Sumber :
  • KOVO

Di sisi lain, hasil berbeda dialami Megawati Hangestri bersama klub barunya, Hyundai Hillstate. Tim tersebut menelan dua kekalahan beruntun dalam turnamen pramusim KOVO Cup 2026 dan belum mampu memenangi satu set pun dalam dua pertandingan yang telah dijalani.

Hyundai Hillstate lebih dahulu mengalami kekalahan telak 0-3 dari Korea Expressway Hi-Pass. Setelah itu, tim yang diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi tersebut kembali tumbang dengan skor identik saat menghadapi GS Caltex pada 16 Oktober 2026.

Megawati Hangestri main untuk Hillstate di KOVO Cup 2026
Sumber :
  • Instagram @hdecvolleyballteam

Dua hasil negatif tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi Hyundai Hillstate sebelum memasuki kompetisi V-League 2026/2027. Tim masih perlu melakukan pembenahan agar dapat tampil lebih kompetitif ketika musim reguler dimulai.

Sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian antara lain kualitas penerimaan bola, variasi pola serangan, serta upaya mengurangi ketergantungan pada pemain-pemain tertentu. Dengan perbaikan di berbagai sektor tersebut, Hyundai Hillstate diharapkan mampu memaksimalkan potensi Megawati dan seluruh pemain yang dimiliki untuk menghadapi persaingan musim mendatang.


 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:56
08:50
02:47
06:54
06:16
06:20

Viral