news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tiga atlet boccia Indonesia, Gischa Zayana, Felix Ardi Yudha dan Handayani raih medali emas di Asian Para Games 2026.
Sumber :
  • Instagram NPC Indonesia

Raih Tiga Medali Emas Asian Para Games 2026, Pelatih Sebut Tim Boccia Indonesia Memang Layak Duduk di Jajaran Teratas Dunia

Tim Boccia Indonesia berhasil menunjukan dominasinya di gelaran Asian Para Games 2026 dengan meraih tiga medali emas.
Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Tim Boccia Indonesia berhasil menunjukan dominasinya di gelaran Asian Para Games 2026 dengan meraih tiga medali emas.

Tiga medali emas tersebut diraih secara beruntun pada pertandingan yang berlangsung di Rainbow Hall, Nagoya City General Gymnasium pada Rabu (21/10/2026) sore.

Handayani, Gischa Zayana dan Felix Ardi Yudha menjadi tiga atlet Boccia Indonesia yang mempersembahkan medali emas hari ini.

Atlet Boccia Indonesia, Felix Ardi Yudha, di Asian Para Games 2026
Sumber :
  • NPC Indonesia

Handayani yang turun di nomor individu klasifikasi BC1 putri mengawali panen medali emas tersebut.

Atlet asal Banten ini berhasil mengalahkan Angeline Melissa asal Malaysia dengan skor tipis 5-4. Kemenangan ini sangat dramatis karena Handayani sempat tertinggal 1-4 di babak awal, sebelum kemudian sukses mendapatkan empat poin tambahan.

Catatan positif itu dilanjutkan oleh Gischa Zayana dari nomor individu BC2 putri. Ia sukses mengatasi perlawanan musuh terberatnya yakni Hiu Lam Yeung dari Hong Kong, sekaligus membalas kekalahan di ajang World Boccia Championship 2026 dengan skor tipis 6-5. 

Raihan emas dilengkapi oleh Felix Ardi Yudha dari nomor individu BC2 putra. Ia sukses mengalahkan wakil Thailand, Phakpum Linchum dengan skor 5-2. 

Terkait raihan tiga medali emas ini, koordinator pelatih boccia, Islahuzzaman Nur Yadin, bersyukur atas prestasi yang dicatatkan para atlet. Jalannya tiga pertandingan tadi, terutama Handayani, membuatnya berdebar-debar.

"Memang sangat-sangat mendebarkan ya, terutama di BC1 putri, Handayani itu sudah kalah dulu. Kalah 4-1 dan akhirnya membalas, kita dapat 4 poin. Kemudian di BC2 putra juga demikian, Felix Ardi Yudha juga sempat kalah, kemudian kami kejar lagi, akhirnya kami bisa leading, jadi akhirnya menang. Sama juga di BC2 putri, sudah leading lima tapi dari Hong Kong  menyusul empat," kata Islah.

"Yang jelas perjuangan mereka itu tekadnya adalah demi bangsa. Karena apapun yang terjadi ini adalah event yang bergengsi. Walaupun ini tidak ada skornya di Paralimpiade, karena kita sudah leading di Paralimpiade, ini adalah gengsinya demi Merah Putih bangsa dan negara," jelasnya

Islah menyebut bahwa perjuangan atlet-atlet Boccia semata-semata untuk menjaga nama baik bangsa.

Tiga emas yang diraih menegaskan bahwa tim boccia Indonesia layak menduduki jajaran teratas dunia.

Tim boccia Indonesia sendiri saat ini tercatat sebagai tim peringkat pertama dunia dengan total raihan 168 poin di atas Portugal dan Meksiko.

(akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:08
08:29
08:13
08:12
13:03
04:39

Viral