news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid.
Sumber :
  • ANTARA/Arindra Meodia

Bawa Pulang Medali Emas dari Asian Games 2026, Yenny Wahid Sebut Tim Panjat Tebing Indonesia Masih Belum Puas

Ketua umum Federasi Panjat Tebing Indonesia, Yenny Wahid, menyebut Tim Panjat Tebing Indonesia belum sepenuhnya puas dengan capaian di ajang Asian Games 2026.
Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:53 WIB
Editor :

tvOnenews.com - Ketua umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Yenny Wahid, menyebut jika Tim Panjat Tebing Indonesia belum sepenuhnya puas dengan capaian di ajang Asian Games 2026.

Pada gelaran Asian Games 2026, Tim Panjat Tebing Indonesia sendiri membawa pulang satu medali.

Satu-satunya medali itu dipersembahkan oleh Desak Made Rita Kusuma Dewi yang sukses meraih emas usai menang di nomor speed putri.

Atlet Panjat Tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, Meraih medali Emas Asian Games 2026
Sumber :
  • NOC Indonesia / Naif Muhammad Al as

Kemenangan dramatis itu diraih Desak Made dengan catatan waktu 6,062 detik, sekaligus memecahkan rekor Asian Games.

Namun, Ketua Umum FPTI yakni Yenny Wahid menilai pencapaian tersebut belum memenuhi harapan.

Sebab, tim Indonesia sebelumnya membidik tiga medali dalam kompetisi olahraga multicabang terbsear di Asia tersebut.

"Tentu belum memuaskan, walaupun kita bersyukur," ujar Yenny Wahid.

FPTI sebenarnya berharap tambahan medali datang dari nomor speed putra dan lead putra. Namun, kedua target tersebut gagal terwujud sesuai rencana.

Peluang emas speed putra melalui Aditya Tri Syahria pupus setelah atlet asal Jawa Tengah itu didiskualifikasi akibat melakukan false start pada partai final.

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid
Sumber :
  • ANTARA/Arindra Meodia

Yenny juga mengaku cukup kecewa karena Aditya dinilai memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan jika bisa menyelesaikan perlombaan.

"Padahal kalau dia tanding, mungkin dia yang dapat medali emas. Itu memang kita nangis semua lah waktu itu," kata Yenny.

"Itulah kadang-kadang olahraga, walaupun tercepat, walaupun mungkin paling bisa secara skill, tapi ada faktor luck juga," tutur Yenny.

Hasil tersebut menjadi evaluasi bagi FPTI untuk menghadapi kompetisi berikutnya.
Yenny mengingatkan bahwa kemampuan atlet bukan satu-satunya penentu keberhasilan di arena pertandingan.

Meski belum mencapai target, medali emas Desak Made tetap menjadi pencapaian penting bagi Indonesia.

FPTI diharapkan dapat memperbaiki persiapan dan menjaga konsistensi atlet demi hasil lebih baik pada kejuaraan mendatang.

(ant/akg)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral