news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

pbsi.
Sumber :
  • pbsi

PBSI Ungkap Alasan Pasangkan Bagas/Indah di Polytron Indonesia International Challenge 2026

Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) buka suara terkait keputusan mereka untuk memasangkan ganda campuran baru, Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil di Polytron Indonesia International Challenge 2026.
Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:50 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) buka suara terkait keputusan mereka untuk memasangkan ganda campuran baru, Bagas Maulana/Indah Cahya Sari Jamil di Polytron Indonesia International Challenge 2026.

Sebelumnya Bagas Maulana bermain di nomor ganda putra. Ia sempat dipasangkan dengan  Muhammad Shohibul Fikri, lalu bermain bersama Leo Rolly Carnando dan terakhir dipasangkan dengan Muhammad Putra Erwiansyah.

Sedangkan Indah Cahya Sari Jamil juga sempat dipasangkan dengan beberapa pemain di nomor ganda campuran. Yakni sebelumnya bersama Adnan Maulana hingga Amri Syahnawi. Namun kini Bagas Maulana akan turun di nomor ganda campuran, dan berpasangan dengan Indah Cahya Sari Jamil. 

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PP PBSI, Eng Hian, mengungkapkan bahwa perubahan tersebut berawal dari keinginan Bagas sendiri. Setelah melalui pembahasan bersama tim pelatih, PBSI akhirnya memberikan lampu hijau agar peraih gelar All England 2022 itu memulai proses adaptasi di nomor ganda campuran.

Menurut Eng Hian, perpindahan sektor tidak dilakukan secara instan. PBSI akan menjalankan proses tersebut secara bertahap sembari terus memantau perkembangan performa Bagas di setiap turnamen yang diikuti.

"Bagas Maulana telah menyampaikan keinginannya untuk beralih fokus dari sektor ganda putra ke ganda campuran. Setelah melalui diskusi bersama tim pelatih, kami memberikan kesempatan kepada Bagas untuk menjalani proses transisi tersebut sebagai bagian dari pengembangan kariernya," kata Eng Hian.

"Tentunya proses ini akan dilakukan secara bertahap dan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan performanya di lapangan." tambahnya.

Sebagai langkah awal, PBSI memutuskan memasangkan Bagas dengan Indah Cahya Sari Jamil pada Polytron Indonesia International Challenge 2026. Turnamen ini dipandang sebagai momentum yang tepat untuk menguji kemampuan keduanya dalam menghadapi persaingan di level internasional.

Eng Hian menjelaskan bahwa duet Bagas/Indah bukan sekadar eksperimen biasa. Tim pelatih ingin melihat secara langsung bagaimana chemistry, komunikasi, hingga kecocokan gaya bermain keduanya saat menghadapi lawan dalam pertandingan resmi.

"Sebagai langkah awal, pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 kami memutuskan memasangkan Bagas dengan Indah Cahya Sari Jamil. Kombinasi ini merupakan bagian dari upaya penyegaran pasangan sekaligus untuk mencoba opsi baru di sektor ganda campuran. Melalui turnamen ini, kami ingin melihat potensi, chemistry, serta kecocokan karakter permainan keduanya dalam pertandingan resmi." jelasnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:26
02:16
00:56
01:31
01:24
06:07

Viral