- Instagram.com/gervontaa/Eshter Lin/Showtime
Gervonta Davis Jadi Buronan Polisi Amerika Serikat, WBA Ubah Status Juara The Tank
Jakarta, tvOnenews.com - World Boxing Association (WBA) mengubah status juara Gervonta Davis usai petinju berjuluk The Tank itu menjadi buronan polisi akibat kasus dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
Nama Gervonta Davis (30-0-1, 28 KO) tengah menjadi sorotan pecinta tinju dunia, usai Departemen Kepolisian Miami Gardens menetapkan The Tank sebahai buronan.
Surat penangkapan Davis dirilis setelah dirinya mendapatkan tiga tuduhan pidana, yakni percobaan penculikan, penganiayaan dan penahanan ilegal. Kasus ini merupakan lanjutan dari laporan Courtney Rossel selaku mantan pasangan Davis terkait insiden yang terjadi di sebuah klub di wilayah Miami Gardens pada bulan Oktober 2025.
Berdasarkan bukti CCTV yang beredar, Davis saat itu memasuki klub malam yang merupakan tempat kerja Rossel sebagai seorang pelayan. Sang petinju itu kemudian terlihat menyiksa Rossel sampai menyebabkan luka-luka di hadapan publik.
Tak lama kemudian BoxingScene telah mengonfrimasi bahwa WBA telah menurunkan status Gervonta Davis, yakni menjadi 'juara dalam masa istirahat'.
"Presiden WBA Gilberto Jesus Mendoza mengkonfirmasi penurunan status gelar Davis. Perkembangan ini secara fungsional mengakhiri status Davis selama lebih dari empat tahun sebagai pemegang gelar utama WBA kelas 135 pon. Sebelumnya, ia memegang gelar WBA 'reguler' dari Desember 2019 hingga peningkatan statusnya pada awal 2024." tulis BoxingScene.
Namun nantinya jika WBA melanjutkan rencana untuk menggelar pertarungan perebutan gelar yang kosong, maka kemungkinan Floyd Schofield akan berhadapan dengan Lucas Bahdi, karena keduanya merupakan petinju kelas ringan dengan peringkat tertinggi saat ini.
Hingga saat ini belum diketahui kelanjutan soal kasus hukum yang kembali menjerat Gervonta Davis, The Tank masih menjadi buronan kepolisian setempat.
Ini bukan pertama kalinya Davis tersandung kasus hukum. Sebelumnya ia juga dituduh melakukan KDRT dan melarikan diri dari lokasi kecelakaan mobil beberapa tahun lalu.
(nad)