- wbcboxing.com
Tinju Dunia: Naik Kelas Penjelajah, David Benavidez Siap Hadapi Juara Dunia Gilberto Ramirez
Jakarta, tvOnenews.com - World Boxing Council (WBC) resmi mengumumkan duel akbar antara David Benavidez (31-0, 25 KO) melawan Gilberto Ramirez (48-1, 30 KO) di kelas penjelajah (cruiserweight).
Duel tinju dunia antara David Benavidez vs Gilberto Ramirez sendiri akan berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat pada Sabtu (2/5/2026) waktu setempat. Pertarungan ini diprediksi akan berlangsung menarik karena menjadi salah satu yang paling dinanti di kelas penjelajah.
WBC dalam pernyataannya menyebut duel Benavidez vs Ramirez mempertemukan dua petinju elite yang siap mempertaruhkan segalanya demi membuktikan siapa yang terbaik di kelas jelajah.
David Benavidez yang sebelumnya berstatus juara dunia kelas berat ringan memutuskan naik ke divisi penjelajah untuk menantang Gilberto Ramirez, yang merupakan pemegang sabuk juara dunia WBA dan WBO kelas jelajah.
Selain itu duel tinju dunia ini juga disebut sebagai pertarungan gengsi antara petinju berdarah Meksiko dan Meksiko-Amerika.
Gilberto Ramirez datang dengan pengalaman luar biasa serta gaya bertarung kidal yang dikenal elegan dan agresif. Petinju asal Meksiko itu sukses mencatat dominasi di beberapa divisi berbeda, mulai dari super middleweight hingga light heavyweight sebelum akhirnya berjaya di kelas jelajah.
Rekor profesional Ramirez juga sangat impresif dengan total 48 kemenangan, termasuk 30 kemenangan knockout dan hanya satu kekalahan sepanjang kariernya.
Sementara David Benavidez dikenal sebagai salah satu petinju dengan kekuatan pukulan paling berbahaya di dunia tinju saat ini. Walau dirinya memiliki postur besar, Benavidez tetap mampu menunjukkan kecepatan tangan luar biasa.
Petinju berjuluk “The Mexican Monster” tersebut memiliki rekor sempurna dengan 31 kemenangan tanpa kekalahan, termasuk 25 kemenangan KO.
WBC lebih lanjut menjelaskan bahwa duel ini menjadi semakin menarik karena Benavidez dan Ramirez ternyata memiliki sejarah panjang satu sama lain. Saat Benavidez masih berstatus rising star, keduanya pernah beberapa kali menjalani sesi sparring intens di sasana tinju.
Pengalaman tersebut membuat kedua petinju sudah memahami karakter, teknik, kekuatan, dan mental bertarung masing-masing. Karena itulah, WBC yakin duel nanti tidak akan berlangsung hati-hati sejak awal ronde.
Pertarungan diprediksi langsung berlangsung sengit sejak bel pertama berbunyi dengan aksi jual beli pukulan yang sebelumnya hanya terjadi dalam sesi latihan tertutup mereka.
Meski dikenal agresif di atas ring, persiapan menuju pertarungan ini justru diwarnai rasa hormat tinggi dari kedua kubu. Tidak ada perang kata-kata berlebihan maupun saling ejek menjelang duel besar tersebut.
WBC menilai sikap profesional Benavidez dan Ramirez mencerminkan tradisi klasik tinju dunia, yakni dua petarung elite yang membiarkan kemampuan mereka berbicara di atas ring.
(ant/nad)