news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ian Machado Garry, sosok yang disebut bakal jadi calon lawan Islam Makhachev di kelas welter UFC..
Sumber :
  • KOVO

Mengenal Ian Machado Garry, Penantang Muda yang Akan Hadapi Islam Makhachev di UFC 330

Mengenal Ian Machado Garry, petarung Irlandia berjulukan The Future yang akan menjadi penantang Islam Makhachev di UFC 330. Simak profil hingga perjalanan kariernya.
Jumat, 19 Juni 2026 - 08:18 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Harapan publik MMA untuk menyaksikan duel super antara Islam Makhachev dan Ilia Topuria harus tertunda setelah hasil mengejutkan terjadi di UFC Freedom 250.

Topuria yang sebelumnya digadang-gadang menjadi calon lawan berikutnya bagi Makhachev justru menelan kekalahan pertama dalam karier profesionalnya usai dihentikan Justin Gaethje melalui TKO pada ronde keempat.

Perubahan besar di peta persaingan UFC itu membuat organisasi bela diri campuran terbesar di dunia tersebut bergerak cepat menentukan penantang baru bagi sang juara kelas welter.

Presiden UFC Dana White pun mengonfirmasi siapa petarung yang akan mendapatkan kesempatan emas tersebut.

"Islam Makhachev dan Ian Machado Garry [akan menjadi pertandingan utama UFC 330]," kata presiden UFC Dana White dikutip dari Yahoo Sports.

Pengumuman tersebut langsung menarik perhatian para penggemar MMA.

Pasalnya, Ian Machado Garry merupakan salah satu petarung muda yang sedang naik daun dan digadang-gadang sebagai masa depan divisi kelas welter UFC.

Siapa Ian Machado Garry?

UFC 330: Islam Makhachev vs Ian Machado Garry.
Sumber :
  • Instagram.com/ufc

Ian David Machado Garry adalah petarung asal Irlandia yang lahir pada 17 November 1997.

Saat ini ia berusia 28 tahun dan dikenal dengan julukan "The Future".

Dengan tinggi badan mencapai 6 kaki 3 inci atau sekitar 191 sentimeter dan berat bertanding 170 pon, Garry memiliki postur ideal untuk bersaing di divisi welterweight.

Ia berlatih di tim ternama Chute Boxe-Diego Lima, kamp yang juga dikenal melahirkan sejumlah petarung elite dunia.

Sebelum bergabung dengan UFC, Garry terlebih dahulu mencuri perhatian publik Eropa dengan menjadi juara kelas welter organisasi Cage Warriors, promotor yang juga pernah menjadi batu loncatan bagi legenda UFC asal Irlandia, Conor McGregor.

Kariernya terus menanjak setelah memasuki UFC. Berkat kombinasi teknik striking yang tajam, pergerakan kaki yang baik, serta kemampuan membaca pertarungan yang matang, Garry berhasil menempatkan dirinya di jajaran elite divisi welter.

Per 3 Februari 2026, namanya bahkan telah menempati peringkat kedua kelas welter UFC, hanya selangkah lagi menuju status penantang utama gelar juara.

Rekor Mentereng

Ian Machado Garry datang ke UFC 330 dengan modal yang sangat meyakinkan.

Ia membukukan rekor profesional 17 kemenangan dan hanya satu kekalahan sepanjang karier MMA-nya.

Satu-satunya kekalahan tersebut terjadi saat menghadapi Shavkat Rakhmonov pada tahun 2024 melalui keputusan juri.

Namun setelah itu, Garry berhasil bangkit dan kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu petarung terbaik di divisinya.

Dalam beberapa tahun terakhir, ia sukses mengalahkan sejumlah nama besar seperti Michael "Venom" Page, Geoff Neal, Neil Magny, Carlos Prates hingga mantan juara UFC, Belal Muhammad.

Rentetan kemenangan tersebut menjadi alasan kuat mengapa UFC akhirnya memberikan kesempatan perebutan sabuk juara kepada petarung asal Dublin tersebut.

Meski memiliki rekor impresif, tantangan yang menantinya di UFC 330 bukanlah perkara mudah.

Di seberang oktagon akan berdiri Islam Makhachev, petarung yang saat ini dianggap sebagai salah satu atlet terbaik di dunia tanpa memandang kelas berat.

Makhachev tengah menikmati rentetan 16 kemenangan beruntun di UFC dan telah menaklukkan sejumlah nama elite seperti Alexander Volkanovski, Dustin Poirier, Arman Tsarukyan, Dan Hooker hingga Jack Della Maddalena.

Kemampuan grappling kelas dunia yang diwarisi dari sekolah pertarungan Dagestan membuat Makhachev menjadi lawan yang sangat sulit ditaklukkan.

Namun Garry diyakini memiliki beberapa keunggulan yang dapat merepotkan sang juara. 

Tinggi badan, jangkauan tangan yang lebih panjang, serta kemampuan striking jarak jauh menjadi senjata utama yang bisa dimanfaatkan petarung Irlandia tersebut.

Banyak analis menilai duel ini akan menjadi ujian terbesar dalam karier Garry sekaligus kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya layak menyandang julukan "The Future".

Pertarungan melawan Makhachev bukan hanya soal perebutan gelar UFC.

Jika mampu menciptakan kejutan dan merebut sabuk juara kelas welter, Ian Machado Garry berpotensi mengukir sejarah baru bagi MMA Irlandia.

Ia bisa menjadi petarung Irlandia pertama yang kembali merebut gelar UFC sejak era Conor McGregor mendominasi dunia MMA beberapa tahun lalu.

Karena itulah, UFC 330 diprediksi akan menjadi momen penentu dalam perjalanan karier Garry. 

Kemenangan akan mengangkat namanya ke level superstar, sementara kekalahan akan menjadi pelajaran berharga dalam upayanya mencapai puncak olahraga bela diri campuran dunia.

Dengan usia yang masih 28 tahun, kemampuan yang terus berkembang, serta kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan sejumlah petarung elite, Ian Machado Garry kini bersiap menghadapi ujian terbesar dalam hidupnya saat berhadapan dengan Islam Makhachev di UFC 330.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:57
03:26
03:54
06:31
03:02
01:08

Viral