- ANTARA/Shutterstock/pri.
Tinju Dunia: Teofimo Lopez Jr Akui Ulangi Kesalahan yang Sama, Optimistis Bangkit di Kelas Welter
Jakarta, tvOnenews.com - Teofimo Lopez Jr mengakui telah mengulangi kesalahan yang sama dalam perjalanan kariernya. Mantan juara dunia tak terbantahkan kelas ringan itu merasa terlalu lama bertahan di divisi kelas welter super (140 pon), sehingga akhirnya harus kehilangan gelar juara dunia.
Teofimo Lopez sebelumnya dipaksa menelan pil pahit karena kalah dari Shakur Stevenson melalui keputusan mutlak di Madison Square Garden, New York, pada 31 Januari 2026 lalu. Kekalahan ini pun membuat petinju berusia 28 tahun itu kehilangan sabuk juara The Ring dan WBO kelas welter super.
Kini, Teofimo Lopez mencoba bangkit dari keterpurukan dan memutuskan naik ke divisi kelas welter (147 pon). Tak tanggung-tanggung, ia akan langsung menghadapi juara WBA, Rolando "Rolly" Romero, di T-Mobile Arena, Las Vegas pada 22 Agustus mendatang.
Jelang debutnya di kelas welter, Lopez mengaku yakin keputusan tersebut akan membuatnya tampil lebih maksimal. Ia menilai bahwa kondisi fisiknya sangat memengaruhi performa di atas ring.
"Saya akan merasa lebih nyaman di atas ring. Saya pikir ada titik di mana jika tubuh Anda tidak nyaman, pikiran Anda juga tidak akan berada di kondisi terbaik. Bermain di kelas welter super memang menyenangkan, tetapi saya rasa saya terlalu lama berada di sana," kata Teofimo Lopez dalam podcast Mr. Verzace.
Selain itu Lopez juga mengungkapkan bahwa dirinya kerap mengambil keputusan demi memuaskan para penggemar. Padahal ia menyadari sebenarnya hal tersebut tidak selalu menguntungkan bagi kariernya.
Ia menilai hal serupa pernah terjadi saat kalah mengejutkan dari George Kambosos Jr. pada 2021. Saat itu, Lopez juga merasa terlalu lama bertahan di kelas ringan sebelum akhirnya kehilangan gelar juara dunia.
"Saya hanya mencoba mewujudkan pertarungan-pertarungan terbaik. Sejujurnya, saya tidak perlu mengambil pertarungan terakhir saya, tetapi saya melakukannya demi para penggemar,"
"Saya sadar bahwa ketika saya melakukan sesuatu demi penggemar, itu justru sedikit merugikan saya. Saya melakukan hal yang sama saat melawan Kambosos dan juga pada pertarungan melawan Stevenson."