- tvONenews-Ilham Giovani
Onepride Future Champ Taekwondo Series Segera Bergulir, Nia Ramadhani Soroti Pentingnya Pembinaan Atlet Sejak Dini
Lebih lanjut, Nia menilai masih terdapat tantangan dalam pembinaan olahraga bela diri di Indonesia. Salah satu persoalan yang ia soroti adalah minimnya fasilitas dan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat sejak usia dini.
Menurutnya, pengalaman selama berkecimpung di Onepride membuatnya melihat langsung kebutuhan tersebut. Ia menilai banyak atlet baru mulai serius menekuni olahraga bela diri ketika sudah memasuki usia remaja.
"Saya sudah lama berkecimpung di dunia bela diri profesional di One Pride, gitu. Dari situ yang saya lihat, kita juga nggak jarang untuk mengirimkan fighter-fighter kita ke luar negeri," kata Nia.
"Dari situ yang saya lihat adalah kurangnya di Indonesia adalah fighter-fighter ini baru mulai tekun dan belajar tentang ini semua itu pada saat usia yang sudah agak remaja dan ke atas," sambungnya.
Karena alasan itu, Onepride Future Champ Taekwondo Series dirancang untuk menjangkau peserta dari berbagai kelompok usia. Kompetisi akan menjadi ruang bagi atlet muda untuk memperoleh pengalaman bertanding sejak dini.
Kategori yang dipertandingkan pun cukup luas, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga mahasiswa. Dengan konsep tersebut, pembinaan atlet diharapkan dapat berjalan secara berkesinambungan dari usia muda hingga jenjang yang lebih tinggi.
"Kategori usianya pokoknya dari SD sampai kuliah ada. Tapi kalau kita lihat di sini juga, yang di exhibition ini juga anak-anak kecil juga udah bisa tuh," pungkas Nia.
(igp/hfp)