- UFC
Daniel Cormier Ungkap Alasan Khabib Nurmagomedov Lebih Layak Jadi GOAT daripada Jon Jones dan Anderson Silva
tvOnenews.com - Status Khabib Nurmagomedov sebagai salah satu petarung terhebat sepanjang masa masih menjadi bahan perdebatan di kalangan penggemar MMA.
Meski mengakhiri karier dengan rekor sempurna 29-0, sebagian pihak menilai Khabib pensiun terlalu dini sehingga belum memiliki rekam jejak yang cukup panjang untuk disebut sebagai GOAT.
Namun, mantan juara UFC dua divisi, Daniel Cormier, memiliki pandangan berbeda. Bagi Cormier, rekor tak terkalahkan Khabib justru menjadi faktor utama yang membedakannya dari para kandidat GOAT lainnya.
- tangkapan layar Bleacher Report
Khabib pensiun pada 2020 sebagai juara kelas ringan UFC yang tak terkalahkan dan tak terbantahkan. Sepanjang kariernya, The Eagle tiga kali berhasil mempertahankan sabuk juara sebelum memutuskan gantung sarung tangan.
Deretan lawan yang berhasil ditaklukkan Khabib juga bukan petarung sembarangan. Ia pernah mengalahkan nama-nama seperti Edson Barboza, Al Iaquinta, Conor McGregor, Dustin Poirier, hingga Justin Gaethje.
Yang membuat pencapaian tersebut semakin luar biasa adalah dominasi Khabib. Petarung asal Dagestan itu hampir selalu mampu mengendalikan lawannya melalui gulat dan tekanan tanpa memberikan banyak kesempatan untuk membalas.
Cormier memahami bahwa ada sejumlah nama lain yang juga layak masuk dalam perdebatan GOAT, seperti Jon Jones, Anderson Silva, Georges St-Pierre, dan Demetrious Johnson. Namun, ia memiliki standar tersendiri dalam menentukan siapa yang pantas berada di posisi teratas.
Menurut Cormier, masalah doping membuat Jones dan Silva tidak masuk dalam pertimbangannya.
"Saya tidak memasukkan Jones dan Anderson Silva," kata Cormier dalam wawancara dengan ALF Global yang dilansir dari akun X Red Corner MMA.
Cormier kemudian menjelaskan mengapa Khabib menjadi kandidat terkuat versinya. Ia menilai mempertahankan rekor sempurna dalam olahraga seperti MMA merupakan sesuatu yang sangat sulit, terutama ketika seorang petarung sudah menghadapi lawan-lawan terbaik sejak awal karier.
"Saya rasa jika Anda memiliki masalah tes doping, Anda tidak akan masuk dalam perdebatan GOAT (Greatest Of All Time). Bagi saya, intinya adalah Khabib dan Georges St-Pierre, tetapi saya pikir Khabib karena dia tak terkalahkan. Dalam pertarungan, sangat mudah untuk kalah – terutama di Rusia karena ketika Anda memiliki rekor 5-0, 6-0, Anda melawan petarung-petarung tangguh. Anda melawan petarung-petarung tangguh sejak awal. Sangat mudah untuk melakukan kesalahan dan kalah."