Usai Hancurkan Ilia Topuria, Justin Gaethje Sarankan Turun Kelas: Terlalu Kecil untuk Kelas Ringan
- Kolase tvOnenews.com / tangkapan layar Youtube Fight Empire / X @UFC
tvOnenews.com - Justin Gaethje memberikan saran tegas kepada Ilia Topuria terkait kelanjutan kariernya di kelas ringan UFC.
Gaethje menilai Topuria seharusnya kembali bertarung di kelas bulu karena secara fisik dinilai terlalu kecil untuk bersaing di divisi 155 pound (70,3 kg).
Justin Gaethje sendiri merebut gelar kelas ringan UFC dari Topuria dalam pertarungan di UFC Freedom 250 pada Juni lalu. Setelah merasakan langsung kekuatan Topuria, Gaethje menilai petarung asal Spanyol-Georgia tersebut tidak cocok berada di kelas ringan.
- X @UFC
Menurut Gaethje, pengalamannya selama sekitar satu dekade menghadapi para petarung kelas ringan elite UFC membuatnya bisa melihat perbedaan antara Topuria dan lawan-lawan yang pernah dihadapinya.
"Saya rasa dia bukan petarung kelas ringan," ucap Gaethje dilansir dari Flagrant Podcast.
Justin Gaethje bahkan meyakini Ilia Topuria memiliki peluang lebih besar untuk kembali menjadi juara apabila turun ke kelas bulu. Namun, ia meragukan kemampuan Topuria untuk menguasai kelas ringan.
"Saya rasa dia harus turun kelas. Saya rasa dia bisa mengalahkan Volkanovski dan menjadi juara di kelas bulu. Saya rasa dia tidak akan pernah menjadi juara di kelas ringan. Dia tidak bisa mengalahkan Arman (Tsarukyan). Dia akan kesulitan melawan Paddy (Pimblett). Ada banyak petarung tangguh di sana. Olahraga ini gila, jadi sedikit keberuntungan, sedikit peluang selalu berperan. Bisakah dia beruntung, dan apakah dia cukup terampil? Tentu saja. Saya rasa dia terlalu kecil untuk kelas ringan. Itulah yang saya rasakan."
Ilia Topuria memang menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di kelas 145 pound (65,8 kg). Sebelum itu, ia sempat bertarung di kelas bantamweight pada 2018.
Setelah bergabung dengan UFC, Topuria menjalani delapan pertarungan di kelas featherweight. Ia kemudian berhasil mengalahkan Alexander Volkanovski untuk merebut sabuk juara kelas bulu UFC, sebelum kembali mempertahankan gelarnya dengan mengalahkan Max Holloway.
Pada 2025, Topuria memutuskan naik ke kelas ringan atau 155 pound. Keputusan tersebut langsung membuahkan hasil setelah ia mengalahkan Charles Oliveira dan menjadi salah satu petarung yang berhasil merebut gelar UFC di dua kelas berat berbeda.
Load more