- Instagram/islam_makhachev
Islam Makhachev Sesumbar Bisa Kalahkan Conor McGregor dalam Tinju: Hanya Berbahaya di Ronde Pertama
tvOnenews.com - Islam Makhachev percaya diri bisa mengalahkan Conor McGregor jika keduanya benar-benar bertemu dalam pertandingan tinju.
Makhachev selama ini dikenal sebagai salah satu petarung MMA terbaik dengan kemampuan gulat yang sangat dominan. Namun, juara kelas welter UFC tersebut mengaku siap membuktikan bahwa dirinya juga mampu bertarung dengan tangan kosong di atas ring.
Kepercayaan diri itu muncul setelah Islam Makhachev kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu petarung terbaik UFC. Ia berhasil mengalahkan Ian Machado Garry melalui unanimous decision pada laga utama UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Minggu (16/8/2026).
- Instagram.com/@ufc
Dalam pertarungan lima ronde tersebut, seluruh juri memberikan kemenangan kepada Makhachev dengan skor 49-46, 49-46, dan 48-47.
Hasil tersebut membuat Makhachev tetap mempertahankan sabuk juara UFC kelas welterweight. Tidak hanya itu, kemenangan atas Garry juga memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya di UFC menjadi 17 laga.
Catatan tersebut sekaligus membuat Makhachev melewati rekor 16 kemenangan beruntun yang sebelumnya dipegang legenda UFC, Anderson Silva.
Makhachev Anggap Conor McGregor Hanya Berbahaya di Ronde Pertama
Peluang terjadinya pertarungan tinju antara Islam Makhachev dan Conor McGregor kembali mencuat setelah Turki Alalshikh disebut mengatur percakapan telepon antara kedua petarung tersebut.
Pertemuan itu diharapkan menjadi langkah awal untuk mempertemukan dua nama besar UFC tersebut di atas ring.
Makhachev kemudian memberikan penilaiannya mengenai peluang McGregor dalam pertarungan tinju.
Dalam wawancara terbarunya bersama Ushatayka, Makhachev menilai McGregor memang tetap memiliki kemampuan untuk memberikan ancaman. Namun, menurutnya, ancaman tersebut hanya akan bertahan pada ronde pertama.
“Nah, kalau saya bilang dia sama sekali tidak berbahaya, itu salah,” kata Makhachev dilansir dari Youtube Ushatayka.
“Dia berbahaya, ya, di ronde pertama.”
“Tapi setelah itu, saya rasa dia tidak punya banyak peluang.”
Dengan kata lain, Makhachev meyakini dirinya hanya perlu melewati fase awal pertarungan sebelum mengambil kendali atas pertandingan.
Makhachev Tak Jadikan Uang sebagai Motivasi
- Mark J. Rebilas-Imagn Images/Reuters
Islam Makhachev juga ditanya mengenai besaran bayaran yang diinginkannya jika benar-benar melakukan debut tinju menghadapi Conor McGregor.
Meski mengakui bahwa pertandingan tinju dapat menawarkan bayaran yang sangat besar, Makhachev menegaskan bahwa uang bukan alasan utama dirinya bersedia menghadapi McGregor.
“Kalau bicara soal tinju, mereka membayar dengan sangat baik,” tambahnya.
“Aku tidak tahu [seberapa besar keinginanku].”
“Jujur saja, terlepas dari uangnya, saya akan bertinju melawan Conor.”
Hingga kini, McGregor belum memberikan tanggapan atas pernyataan terbaru Makhachev mengenai potensi pertarungan tersebut.
McGregor sendiri saat ini masih menjalani tahap awal rehabilitasi setelah mengalami cedera ACL pada UFC 329, Juli lalu.
Mantan juara dua kelas UFC itu juga masih memiliki satu pertandingan tersisa dalam kontraknya bersama UFC. McGregor disebut berencana meninggalkan ajang MMA tersebut pada 2027. (ind)