- Facebbok/F1
Pengamat Formula 1 Ini Yakin, Regulasi baru di F1 2026 Bisa Bantu Lewis Hamilton Kembali ke Performa Terbaiknya
tvOnenews.com - Lewis Hamilton disebut belum sepenuhnya menyatu dengan mobil F1 era ground-effect yang digunakan sejak regulasi 2022 diberlakukan.
Periode 2022 hingga 2025 menjadi fase tersulit Hamilton, dengan catatan dua kemenangan, 20 podium, serta hanya satu pole position.
Musim 2025 bahkan dinilai sebagai tahun terburuk Hamilton sepanjang kariernya di Formula 1 bersama Ferrari.
- Facebbok/F1
Untuk pertama kalinya, ia gagal naik podium sepanjang musim dan tertinggal hampir 100 poin dari Charles Leclerc.
Kondisi itu memicu anggapan bahwa performanya menurun, bahkan muncul saran agar Hamilton mempertimbangkan pensiun.
Namun, sebagian pengamat menilai penilaian tersebut terlalu dini, terutama menjelang perubahan regulasi besar pada 2026.
Musim 2026, yang menjadi tahun kedua Hamilton bersama Ferrari, dianggap momen penilaian paling adil.
Regulasi baru akan mengurangi peran terowongan venturi dan menghadirkan desain lantai mobil yang lebih sederhana.
Perubahan ini diyakini membuat mobil kurang sensitif terhadap ketinggian suspensi, masalah yang lama mengganggu Hamilton.
“Hal penting lainnya, dan saya pikir Lewis Hamilton akan menyukai ini, pembeda performa tidak akan lagi terletak pada ketinggian mobil,” kata pengamat F1, Craig Slater.
“Efek samping dari era ground-effect yang baru saja kita alami adalah bahwa pembalap yang melakukan pengereman terlambat seperti Hamilton, mereka dirugikan,” lanjutnya.
“Jadi saya pikir ada alasan yang bagus untuk percaya, para penggemar Lewis Hamilton, bahwa dia akan lebih baik di mobil 2026 daripada sejak tahun 2021.” tambahnya.
Pandangan tersebut sejalan dengan komentar Toto Wolff terkait gaya agresif Hamilton yang kurang cocok dengan mobil generasi terbaru.
“Bagi Lewis, generasi mobil ini tidak selalu sesuai dengan gaya mengemudinya,” ujar Wolff pada Grand Prix Qatar 2024.
(akg)