- Ducati Corse
Kontrak Dua Ridernya akan Segera Berakhir, Ducati Lebih Pilih Fokus Pada Peluncuran Tim untuk MotoGP 2026
tvOnenews.com - Bursa pembalap MotoGP diprediksi memanas karena mayoritas kontrak rider akan berakhir pada akhir musim ini.
Situasi tersebut terjadi di tengah persiapan menuju perubahan regulasi teknis besar yang akan diterapkan pada MotoGP 2027.
Ducati menjadi salah satu pabrikan yang disorot karena kontrak dua pembalap pabrikannya akan segera habis.
- Ducati Corse
Marc Marquez dan Francesco Bagnaia sama-sama memasuki tahun terakhir dalam kesepakatan mereka bersama Ducati.
Marquez diperkirakan tetap bertahan setelah tampil dominan dan menjadi juara dunia MotoGP 2025.
Namun, masa depan Bagnaia justru memunculkan tanda tanya usai menjalani musim yang dinilai mengecewakan.
Meski begitu, Bagnaia berulang kali menegaskan dirinya merasa sebagai pembalap Ducati seumur hidup.
Melansir dari laman Crash, Davide Tardozzi mengonfirmasi bahwa komunikasi sudah terjalin dengan kedua rider.
“Menurutku ini baru tahap pembicaraan untuk saat ini. Kurasa keputusan tidak akan dibuat selambat itu, tapi tetap akan membutuhkan waktu.” kata Tardozzi.
- Ducati Corse
Ia menegaskan tidak akan ada kontrak baru sebelum acara peluncuran tim Ducati pada 19 Januari.
“Tidak akan ada yang terjadi sebelum presentasi karena kami fokus pada persiapan sepeda dan acara; ini bukan waktu untuk membicarakan hal-hal tertentu. Kurasa kita akan melakukannya setelah Madonna di Campiglio, atau bahkan lebih lambat.” tambah Tardozzi.
Di sisi lain, Bagnaia memasuki MotoGP 2026 dengan tekad bangkit dari musim terburuknya bersama Ducati.
Juara dunia dua kali itu hanya meraih dua kemenangan grand prix dan finis kelima klasemen akhir.
Masalah utama Bagnaia berasal dari minimnya kepercayaan diri di bagian depan Desmosedici GP25.
Ketegangan internal pun sempat muncul seiring sulitnya menemukan solusi sepanjang musim.
Meski demikian, Ducati tetap optimistis melihat kekuatan mental sang pembalap.
“Saya berbicara dengannya [baru-baru ini], dan saya yakin Pecco telah memproses tahun 2025 dengan cara yang positif,” ujar Tardozzi.
“Dia adalah orang yang sangat kuat secara mental, jadi saya rasa kita tidak akan menemukan versi Pecco tahun 2025, tetapi lebih seperti versi tahun 2024.” pungkasnya.
(akg)