- Instagram.com/@pramacracing
Adaptasi Motor Tak Mudah, Toprak Razgatlioglu Pasang Target Realistis di MotoGP 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Prima Pramac Racing, Toprak Razgatlioglu, menyadari bahwa debutnya di MotoGP akan diwarnai tantangan besar.
Rider asal Turki berusia 29 tahun itu pun memilih bersikap realistis dengan tidak membebani diri target podium hingga musim 2027.
- ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.
Walaupun datang ke MotoGP dengan status tiga kali juara dunia WorldSBK, Razgatlioglu diperkirakan harus melalui proses adaptasi yang tidak mudah.
Selama dua musim terakhir, ia terbiasa menggeber BMW M1000R, sementara di MotoGP ia harus menyesuaikan diri dengan Yamaha YZR-M1.
Tantangan tersebut semakin bertambah karena musim 2026 menjadi era baru bagi Yamaha.
Untuk pertama kalinya sejak 2002, pabrikan asal Jepang itu menurunkan M1 bermesin V4, meninggalkan konsep inline-4 yang telah digunakan selama puluhan tahun.
Kondisi ini membuat seluruh pembalap Yamaha harus memulai proses adaptasi dari nol.
Meski manajer sekaligus mentornya, Kenan Sofuoglu, langsung memasang target duel dengan Fabio Quartararo, Razgatlioglu memilih menurunkan ekspektasi dan fokus belajar.
"Tahun ini takkan mudah bagi saya karena ini tantangan yang sangat besar. 2026 mungkin tahun belajar bagi saya. Namun, 2027, setelah regulasi baru, mungkin kami akan memperjuangkan podium," ungkapnya via Motorsport.com.
- Instagram.com/@pramacracing
"Saya perlu adaptasi dengan motor dan perlu mempelajari beberapa trek. Namun, saya akan coba melakukan yang terbaik. Kami keluarga besar. Setiap orang mencoba yang terbaik setiap tahun, setiap akhir pekan. Saya juga akan mencoba melakukan yang terbaik," lanjutnya.
Selain faktor motor, perubahan pemasok ban MotoGP pada 2027 dari Michelin ke Pirelli juga dinilai bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Razgatlioglu.
Pasalnya, ia sudah sangat familiar dengan Pirelli yang selama ini menjadi pemasok ban WorldSBK.
"Kami punya banyak waktu karena kami punya banyak tes, terutama di Malaysia, di mana kami bakal tes selama enam hari, dan saya harap kami dapat menemukan cara memahami motor ini dan perlu beradaptasi, karena ini adalah motor yang benar-benar berbeda. Saya hanya butuh waktu," tutupnya.
Sebagai pendatang baru di MotoGP, Razgatlioglu mendapat izin mengikuti tes shakedown di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 29–31 Januari 2026.
Setelah itu, ia akan kembali turun lintasan pada tes pramusim MotoGP di tempat yang sama pada 3–5 Februari 2026.