- Tangkapan Layar Yamaha Indonesia
Sempat Bungkam, Bos Honda Bilang Begini soal Rumor Datangkan Fabio Quartararo di MotoGP 2027
Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Tim Honda HRC Castrol, Alberto Puig, menepis kabar yang menyebut pihaknya telah mengikat Fabio Quartararo dengan kontrak untuk MotoGP 2027 dan 2028.
Meski demikian, Puig memahami mengapa rumor tersebut beredar luas, mengingat seluruh tim dan pembalap saat ini memang tengah aktif menjalin komunikasi satu sama lain.
- Instagram/Fabio Quartararo
Nama Quartararo belakangan kencang dikaitkan dengan kepindahan dari Monster Energy Yamaha.
Meski membantah telah menandatangani kontrak dua musim bersama Honda, juara dunia MotoGP 2021 itu mengakui bahwa Honda termasuk salah satu tim yang menjalin pembicaraan dengannya.
Puig yang menakhodai tim pabrikan Honda sejak 2018 kembali menegaskan bahwa belum ada kesepakatan apa pun dengan Quartararo.
Menurutnya, kondisi pasar pembalap masih sangat dinamis dan Honda sendiri belum mengambil keputusan terkait susunan pembalap masa depan.
"Saat ini, saya bisa bilang semua orang saling bicara. Semua pabrikan sedang bicara dengan semua pembalap, dan semua pembalap sedang bicara (dengan semua tim). Memang benar proses ini terus terjadi lebih awal dari biasanya," ujar Puig dilansir dari laman Speedweek.
Ia menambahkan bahwa fokus utama Honda saat ini masih tertuju pada pembalap yang ada, sembari menilai perkembangan tim sepanjang musim berjalan.
"Namun, belum ada kejelasan, dan satu-satunya hal yang jelas bagi Honda saat ini adalah kami harus mendukung pembalap kita saat ini, dan inilah yang akan kami lakukan," lanjutnya.
- Reuters/Pablo Morano
"Kami akan memulai musim ini dan melihat bagaimana perkembangannya," kata Puig lagi.
Puig juga menegaskan bahwa Honda belum menyusun rencana konkret untuk MotoGP 2027.
Meski begitu, ia mengakui daya tarik Quartararo sebagai salah satu pembalap papan atas yang tentu menarik perhatian semua tim.
"Yang pasti, saat ini Honda belum menentukan program untuk 2027. Tentu saja, Fabio adalah pembalap yang fantastis, seperti banyak pembalap lainnya, dan pada titik tertentu, Honda harus melihat apa yang terbaik untuk tim mereka sendiri," tukasnya.