Pembalap Debutan Honda Makin Pede Jelang MotoGP 2026, Siap Ancam Dominasi Ducati?
- Instagram/Diogo Moreira
Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Pro Honda LCR, Diogo Moreira, merasakan peningkatan kepercayaan diri sepanjang rangkaian tes shakedown dan tes pramusim MotoGP 2026.
Diogo Moreira turun pada tes pramusim yang berlangsung di Sirkuit Sepang pada akhir Januari hingga awal Februari 2026.

- Instagram.com/diogomoreira_10
Sebagai pendatang baru di kelas premier, Moreira mendapat kesempatan mengikuti tes shakedown pada 29–31 Januari 2026 bersama Toprak Razgatlioglu.
Sesi ini sejatinya diperuntukkan bagi test rider. Keduanya kemudian kembali turun lintasan dalam tes pramusim pada 3–5 Februari 2026 bersama para pembalap reguler MotoGP.
Dalam catatan waktu gabungan selama tiga hari, Razgatlioglu dan Moreira masing-masing menempati posisi ke-19 dan ke-20.
Jika Razgatlioglu mengaku kecewa dengan hasil tersebut, Moreira justru menanggapinya dengan lebih tenang dan menilai proses adaptasinya menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.
"Usai enam hari tes, saya sangat kelelahan. Akhirnya selesai, tetapi kemajuannya positif. Kepercayaan diri saya tumbuh secara bertahap, dan hari terakhir jelas yang terbaik, karena kami berhasil menemukan setup dasar yang baik," ujar rider asal Brasil itu kepada GPOne.
Moreira juga mengungkapkan bahwa ia semakin memahami karakter RC213V.
Motor tersebut sebelumnya mendapat penilaian positif dari Joan Mir dan Luca Marini sebagai motor Honda terbaik yang pernah mereka kendarai. '

- Reuters
Test rider Honda, Aleix Espargaro, bahkan menyebut RC213V sebagai motor terbaik yang pernah ia jajal di MotoGP.
"Sebenarnya, sulit meluangkan waktu untuk bicara (dengan rider Honda lainnya) karena semua orang sibuk dengan tugas masing-masing. Namun, motornya memang bagus, seperti yang ditunjukkan Mir, Marini, dan Aleix selama tes," ungkap Moreira.
Meski demikian, Moreira menyadari masih perlu meningkatkan kebugaran fisik untuk menyesuaikan diri dengan tenaga besar motor MotoGP.
Rasa lelah membuat juara dunia Moto2 2025 itu tak menjalani simulasi Sprint seperti kebanyakan pembalap lain.
"Saya tidak menjalani simulasi balap (di tes pramusim), karena saya sangat lelah dan itu tidak masuk akal. Saya sudah mensimulasikan Sprint pada hari terakhir tes shakedown. Sekarang kita lihat bagaimana hasilnya di Thailand," pungkas rider berusia 21 tahun tersebut.
Load more