- Facebook/MotoGP
Masih Tak Terima Kena Penalti saat Sprint Race MotoGP Thailand 2026, Marc Marquez: Tidak Ada yang Bisa Saya Lakukan!
tvOnenews.com - Rider tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, masih menyoroti penalti yang ia terima pada Sprint Race MotoGP Thailand 2026 lalu.
Insiden tersebut terjadi saat dirinya berduel dengan pembalap KTM, Pedro Acosta, dalam perebutan posisi terdepan di Sirkuit Buriram.
Kontak ringan terjadi di tikungan terakhir pada lap kedua terakhir.
- Facebook/MotoGP
Acosta melebar setelah bersenggolan dengan Marquez saat keduanya mencoba mempertahankan posisi terdepan menjelang garis finis.
Steward dari FIM kemudian melakukan investigasi terhadap insiden tersebut.
Hasilnya, Marquez dijatuhi penalti turun satu posisi, hukuman paling ringan yang tersedia selama balapan berlangsung.
Keputusan itu diumumkan sekitar 30 detik sebelum Sprint Race berakhir.
“Menyebabkan kontak dengan pembalap lain saat menyalip dan mendapatkan keuntungan yang tidak adil melalui hal itu, yang mengakibatkan perubahan posisi.” terang FIM.
Marquez hanya perlu memberi kesempatan Acosta menyalip untuk menjalani penalti tersebut.
Namun drama terjadi di tikungan terakhir ketika Marquez kehilangan kendali motornya.
Situasi itu justru membuat Acosta merebut kemenangan Sprint secara mengejutkan.
"Saya memasuki garis finis dan berpikir, apa yang terjadi?" kata Acosta.
- Facebook/MotoGP
Dalam sebuah kesempatan, Marc Marquez menjelaskan momen saat mengetahui hukuman tersebut.
Ia mengaku baru melihat pemberitahuan penalti di dasbor motornya sesaat sebelum memasuki tikungan terakhir.
“Kami berhasil memimpin di tikungan terakhir, tetapi saya harus menjalani penalti yang diberitahukan kepada saya di tikungan sebelum tikungan terakhir, yaitu saat saya melihat pesan di dasbor,” kata Marc Marquez.
“Jadi, tidak ada yang bisa saya lakukan selain menjalaninya, kami hanya mengikuti aturan Steward.” tutupnya.
(akg)